Petaka Perlintasan KAI Tanpa Palang Pintu, Penjual Kerupuk di Jombang Jadi Korban | Madiun TIMES

Petaka Perlintasan KAI Tanpa Palang Pintu, Penjual Kerupuk di Jombang Jadi Korban

Feb 23, 2021 09:42
Kondisi sepeda motor korban usai alami kecelakaan. (Istimewa)
Kondisi sepeda motor korban usai alami kecelakaan. (Istimewa)

JOMBANGTIMES - Perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Jombang kembali menelan korban. Kali ini, peristiwa naas tersebut dialami seorang penjual kerupuk yang tewas seketika tertabrak kereta api. Kecelakaan terjadi pada pagi hari ini, Selasa (23/2/2021) saat korban menyeberangi perlintasan kereta api tanpa palang pintu tersebut.

Kapolsek Sumobito AKP Nanang Sujianto mengatakan, korban adalah Ngadi (57), warga Dusun/Desa Mlarasa, Kecamatan Sumobito. Kecelakaan terjadi pada dini hari tadi sekitar pukul 04.15 WIB.

Baca Juga : Hilang 2 Hari, Korban Terseret Arus Ditemukan Tewas Mengapung

Saat itu, korban hendak berangkat berjualan kerupuk ke Mojokerto dengan melalui perlintasan kereta api tanpa palang pintu di desanya. Saat menyeberang, korban yang mengendarai sepeda motor Suzuki Smash nopol S 6305 XB tersebut tertabrak KA Turangga yang melaju dari arah barat atau dari arah Jombang menuju Surabaya.

"Korban kurang hati-hati saat menyeberang. Sehingga tertabrak kereta yang datang dari arah barat," terangnya kepada wartawan, Selasa (23/2/2021).

Dikatakan Nanang, korban sempat terseret sejauh 20 meter dari lokasi korban menyeberang. Tubuh korban terpelanting dan masuk ke dalam parit di samping rel kereta api. "Korban meninggal dunia di TKP," terangnya.

Baca Juga : Jalan Retak di Wisata Kuliner Payung Diperbaiki, Arus Lalu Lintas Buka Tutup

Atas kejadian itu, korban langsung dilarikan oleh petugas ke Puskesmas Sumobito untuk dilakukan visum. Kendaraan korban yang hancur telah diamankan sebagai barang bukti.

Topik
perlintasan kereta api Palang Pintu Kecamatan Sumobito kecakaan maut

Berita Lainnya