Kembali Pulang, Pengungsi Jombang Dibayangi Trauma Banjir Susulan | Madiun TIMES

Kembali Pulang, Pengungsi Jombang Dibayangi Trauma Banjir Susulan

Feb 22, 2021 13:07
Kondisi tenda pengungsian di tanggul Sungai Brantas Desa/Kecamatan Bandar Kedungmulyo terlihat kosong ditinggal warga usai banjir surut. (Foto : Adi Rosul / JombangTIMES)
Kondisi tenda pengungsian di tanggul Sungai Brantas Desa/Kecamatan Bandar Kedungmulyo terlihat kosong ditinggal warga usai banjir surut. (Foto : Adi Rosul / JombangTIMES)

JOMBANGTIMES - Sebanyak 636 warga Desa/Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Jombang yang sempat mengungsi karena banjir, kini mulai pulang ke rumah masing-masing. Meski begitu, warga khawatir banjir susulan terjadi. Karena tanggul yang jebol belum juga tuntas dibenahi.

Seperti yang diungkapkan Ikhwan (43), warga RT 01 RW 10 Dusun Kedunggabus, Desa Bandar Kedungmulyo ini. Terhitung 15 hari menempati pengungsian di tanggul Sungai Brantas dengan mendirikan tenda darurat, ia baru kembali pulang ke rumah bersama istri, anak dan orang tuanya pada Sabtu (20/2/2021).

Baca Juga : Imbas Banjir, Perjalanan Kereta Dari Malang ke Jakarta Dibatalkan

"Sabtu pagi sudah balik pulang ke rumah. Orang-orang juga sudah pulang karena sudah surut, semuanya bersih-bersih rumah," terangnya saat ditemui di sekitar lokasi pengungsian tanggul Sungai Brantas desa setempat, Senin (22/2/2021).

Tidak hanya Ikhwan, sekitar 636 warga yang sebelumnya mengungsi di tanggul Sungai Brantas dan SDN 1 Bandar Kedungmulyo juga mulai pulang ke rumah masing-masing. Pantauan wartawan di lokasi pengungsian tanggul Sungai Brantas, tenda-tenda pengungsian yang dibuat dari terpal terlihat kosong ditinggal warga.

Tenda yang dipasang berjejer di kiri kanan tanggul, dibiarkan tetap terpasang. Bukan tanpa alasan, tenda pengungsian tidak dibongkar. Itu melainkan untuk jaga-jaga bilamana banjir susulan kembali terjadi.

"Ini sudah tidak ada pengungsi. Tenda ini dibiarkan begini dulu, karena tanggulnya belum beres dibenahi. Jaga-jaga kalau banjir susulan terjadi, langsung naik ke tenda," kata Ikhwan.

Bapak anak satu ini berharap pemerintah segera menuntaskan tanggul jebol di desanya. Agar masyarakat bisa tenang dan tidak dibayangi banjir susulan seperti yang terjadi pada Minggu (14/2/2021) lalu.

"Sebetulnya masih khawatir kalau ada air besar masuk rumah lagi. Harapannya tanggul segera dibenahi dengan betul, ini masih mulai dibenahi," tandasnya.

Sementara itu, Kades Bandar Kedungmulyo Zainal Arifin membenarkan semua warganya telah kembali pulang. Saat ini, warganya sedang fokus membersihkan rumahnya masing-masing. Sehingga, tenda-tenda pengungsian di tanggul sementara dibiarkan tetap berdiri.

"Warga sudah balik ke rumah. Ini warga masih fokus bersihkan rumah. Kalau untuk tenda nanti akan dibersihkan sama-sama, karena ternak masih ada yang di tenda," terangnya saat dikonfirmasi wartawan.

Baca Juga : Lantik 3 Perangkat Desa, Kades Bukur Ingatkan Sumpah Janji Jabatan

Lebih jauh Zainal menyampaikan, tanggul Avur Mekikis sudah tuntas dibenahi. Sehingga banjir dimungkinkan tidak lagi merendam desanya. Tanggul di Dusun Kalipuro tersebut, sebelumnya jebol hingga seluas 100 meter.

"Tanggul yang mengikis itu sudah aman. Tanggul yang jebol 100 meter itu sudah kita tutup," terangnya.

Banjir yang merendam Desa Bandar Kedungmulyo inu terjadi selama 15 hari. Akibat banjir tersebut, sejumlah fasilitas umum mengalami kerusakan. Seperti jalan desa sepanjang 1 hingga 2 kilometer di Dusun Bandar, Kedunggabus dan Kalipuro, dan saluran air serta sebagian rumah-rumah rusak.

"Nanti kita laporkan ke pemda. Kita data dulu ini. Saya harap pemda bisa benahi itu semua," ucap Zainal.

Banjir melanda sebagian wilayah Kecamatan Bandar Kedungmulyo sejak Kamis (4/2/2021). Banjir tersebut merendam Desa Bandar Kedungmulyo, Gondangmanis, Pucangsimo, Brangkal, Banjarsari dan Desa Brodot.

Banjir sempat surut pada Minggu (14/2) pagi. Namun, banjir kembali datang pada Minggu malam akibat jebolnya tanggul Sungai Konto Kediri di Desa Bugasurkedaleman, Kecamatan Gudo, Jombang.

Topik
Banjir Banjir Jombang Sungai Brantas Desa Bandar

Berita Lainnya