Petugas saat melakukan razia Operasi Yustisi gabungan dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM)
Petugas saat melakukan razia Operasi Yustisi gabungan dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM)

Operasi Yustisi gabungan dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyararakat (PPKM) di Kota Madiun yang mulai dilaksanakan hari ini, jajaran Polres Madiun Kota bersama TNI dan OPD terkait mendapatkan ratusan pelanggar di beberapa tempat di wilayah Hukum Kota Madiun, Senin (11/1/2021).

Salah satu tempat yang menjadi sasaran Operasi Yustisi adalah terminal Kota Madiun dan Pasar Patihan Kota Madiun. Dalam Operasi Yustisi tersebut dipimpin Panit Intelkam IPDA Imam Surya anggota Polsek Manguharjo.

Baca Juga : Kabupaten Blitar Berlakukan PPKM, Lokasi Wisata Kembali Tutup

"Pelaksanaan Operasi Yustisi secara hunting system dengan sasaran terminal bus dan Pasar Patihan sedikitnya ada 105 orang yang diberikan teguran lisan dan tertulis karena tidak memakai masker dengan benar dan kurangnya menjaga jarak," ungkap Imam.

Selain di terminal, operasi juga dilaksanakan di Jalan Kolonel Mastrip depan SMAN 1 Kota Madiun, yang dipimpin oleh Kasubagdalops Iptu Karjianto. Dalam melaksanakan Operasi Yustisi tersebut tim gabungan berhasil menjaring pelanggar dengan hasil teguran lisan 560 dan tertulis sebanyak 6 pelanggar.

Di tempat terpisah jajaran Polsek Kartoharjo bersama TNI serta petugas kesehatan yang dipimpin Panit Binmas Iptu Sri Wulani juga menggelar Operasi Yustisi di wilayah hukum Polsek Kartoharjo.

Baca Juga : Hari Jadi ke-48, PDIP Kabupaten Blitar Bagikan 148 Tumpeng Untuk Masyarakat

Dari giat Operasi Yustisi yang dipimpin Iptu Sri tersebut mendapati 60 pelanggar. "50 pelanggar dengan teguran lisan dan 10 pelanggar dengan teguran tulis lalu disita KTPnya," ungkapnya.