Ingat! 10 Stasiun di Daop 7 ini Tak Lagi Jual Tiket Mulai Awal Tahun 2021 | Madiun TIMES

Ingat! 10 Stasiun di Daop 7 ini Tak Lagi Jual Tiket Mulai Awal Tahun 2021

Dec 16, 2020 12:35
Sejumlah penumpang hendak menaiki gerbong kereta api di Stasiun Jombang. (Foto : Dokumentasi JombangTIMES)
Sejumlah penumpang hendak menaiki gerbong kereta api di Stasiun Jombang. (Foto : Dokumentasi JombangTIMES)

Mulai awal tahun 2021, PT KAI (Persero) akan menutup penjualan tiket kereta api pada 10 stasiun di Daop 7 Madiun. Hal itu untuk meminimalisir potensi penyebaran Covid-19 di lingkungan moda transportasi kereta api itu.

Manager Humas PT KAI (Persero) Daop 7 Madiun Ixfan Hendriwintoko, mengatakan, KAI Daop 7 Madiun rencananya akan meniadakan pembelian tiket KA lokal secara langsung di 10 stasiun mulai 1 Januari 2021.

Baca Juga : Per Tahun Ada Puluhan Ribu Pelanggaran, Pemkab Malang Awasi Pengguna Jalan lewat ATCS

Kesepuluh stasiun itu yakni Stasiun Sembung, Sumobito, Peterongan, Curahmalang yang berada di Kabupaten Jombang dan Stasiun Ngadiluwih, Kras di Kediri, serta Stasiun Sumbergempol, Redjotangan di Tulungagung, dan Stasiun Garum, Stasiun Talun di Blitar.

"Namun ke 10 stasiun tersebut masih tetap melayani naik turun penumpang termasuk boarding secara mandiri. Pelanggan hanya memindai bardcode tiket pada scaner yang disediakan, serta menunjukan kartu identitas kepada petugas boarding," terangnya kepada JatimTIMES, Rabu (16/12/2020).

Dijelaskan Ixfan, penutupan penjualan tiket di 10 stasiun itu berdasarkan Peraturan Mentri Perhubungan No 18 Tahun 2020 tentang Pengendalian Tranportasi Dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). 

Di mana pada Pasal  5 ayat 3 sub a menyebut, Operator sarana transportasi harus memenuhi ketentuan yaitu menjual tiket secara daring (online), serta menjamin penerapan jaga jarak fisik (physical distancing).

 

"Maka program penutupan penjualan tiket di 10 stasiun tersebut dalam rangka mendukung program pemerintah dalam mencegah dan menghindari stasiun menjadi klaster baru penyebaran covid-19," jelasnya.

Kendati demikian, lanjut Ixfan, pelayanan penjualan tiket KA lokal bisa didapatkan melalui pelayanan aplikasi KAI Access. Pemesanan tiket KA lokal bisa dilakukan mulai H-7 sampai dengan H-15 menit sebelum keberangkatan.

Baca Juga : Sering Makan Korban, Perlintasan KA Tanpa Palang  Pintu di Talun Blitar Dijaga 24 Jam

"Khusus pelanggan jarak jauh diharuskan menunjukkan Surat Bebas Covid-19 berdasarkan Tes PCR atau Rapid Test, yang masih berlaku maksimal 14 setelah diterbitkan. Atau surat keterangan bebas gejala seperti influenza (influenza-like illness) yang dikeluarkan oleh Dokter Rumah Sakit atau Puskesmas, bagi daerah yang tidak memiliki fasilitas Tes PCR atau Rapid Tes," kata Ixfan.

Sementara itu, Ixafan menyebut pihaknya tetap berkomitmen menjual tiket KA Jarak Jauh dan lokal hanya 70 persen dari kapasitas tempat duduk yang disediakan. Hal tersebut bertujuan untuk physical distancing di atas kereta api agar tetap terjaga. 

"Bagi pelanggan KA Jarak Jauh atau jarak dekat tetap diharuskan dalam kondisi sehat (tidak menderita flu, pilek, batuk, demam). Suhu badan tidak lebih dari 37,3 derajat celsius, dan diimbau menggunakan pakaian lengan panjang atau jaket," pungkasnya.

 

Topik
stasiun daop 7 Tiket KA PT Kereta Api Indonesia

Berita Lainnya