Alami Depresi hingga Puasa Demi Kesembuhan Trump, Pria India Ini Justru Meninggal | Madiun TIMES
penjaringan-bakal-calon-jatimtimes099330c15d1b4323.jpg

Alami Depresi hingga Puasa Demi Kesembuhan Trump, Pria India Ini Justru Meninggal

Oct 19, 2020 07:23
Donald Trump (Foto: CNBC.com)
Donald Trump (Foto: CNBC.com)

Seorang pria asal New Delhi dikabarkan meninggal setelah berpuasa empat hari demi kesembuhan Donald Trump. Pria bernama Bussa Krishna meninggal dunia karena serangan jantung.

Sebelum meninggal, ia memutuskan untuk berpuasa dan berdoa demi kesembuhan Donald Trump dari Covid-19. Melansir melalui laman Word of Buzz, Krishna sempat jatuh pingsan saat minum teh di rumah anggota keluarganya.  

Baca Juga : Hanafi Rais Alami Kecelakaan, Warganet Merasa Aneh dengan Kondisi Mobilnya

Ia dinyatakan meninggal oleh dokter setelah dibawa ke rumah sakit. Dalam sebuah wawancara oleh The Indian Express, sepupu Krishna menceritakan jika ia mengalami depresi setelah mendengar Trump terpapar Covid-19.  

"Dia tidak makan dengan benar. Ketika kami membawanya ke rumah sakit, dokter menyatakan dia meninggal. Penyebab kematiannya adalah serangan jantung," kata dia.

Krishna mulai mengikuti Trump dan secara aktif berdoa kepadanya sebagai "tuhannya" setelah melihat presiden AS itu di mimpinya.

Bahkan, Krishna sampai membuat patung setinggi enam kaki untuk menghormati Trump.  

Puasa Demi Kesembuhan Trump, Pria Ini Justru Meninggal Dunia
Foto: YouTube

Pria 33 tahun itu juga menyebut rumahnya sebagai "Kuil Trump". Dilaporkan juga bahwa Krishna merayakan ulang tahun Trump dengan mendekorasi rumahnya.  

Baca Juga : Eks Terpidana Kasus Munir Pollycarpus Meninggal, Suciwati Tetap Minta Kasus Suami Berjalan

Sebelum Trump dinyatakan positif Covid-19 pada 1 Oktober 2020 lalu. Lalu Trump menjalani perawatan medis di Pusat Medis Militer Nasional Walter Reed.

Ia sempat mengklaim jika tubuhnya kebal terhadap virus Covid-19 setelah dikabarkan sembuh.  

"Sepertinya saya kebal, saya tidak tahu, mungkin untuk jangka panjang, mungkin untuk jangka pendek. Bisa untuk seumur hidup. Tidak ada yang benar-benar tahu," tutur Trump, dalam wawancara dengan Fox News.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Donald Trump

Berita Lainnya