Empat rumah kayu jati hangus terbakar di Pitu, Ngawi. (Foto: Istimewa)
Empat rumah kayu jati hangus terbakar di Pitu, Ngawi. (Foto: Istimewa)

Warga Dusun Jetak RT 03 RW 04 Desa Selopuro, Kecamatan Pitu, Kabupaten Ngawi sekitar pukul 01.00 WIB pada Sabtu (17/10/2020) dini hari dikejutkan dengan musibah kebakaran. Si jago merah menghanguskan rumah dan tempat produksi meubel kayu jati milik Sunarto, warga setempat.

Kejadian bermula ketika saksi, Tinik terbangun dan melihat atap tempat pengolahan kayu terbakar. Melihat api yang makin membesar, Tinik membangunkan pemilik rumah, Sunarto.

Baca Juga : Lapuk, Pohon Kelengkeng 8 Meter Tumbang di Kota Batu

Karena api sulit dipadamkan dan terus membesar, korban kemudian menghubungi kepala desa setempat untuk meminta bantuan pertolongan.

Tak berselang lama aparat Polsek Pitu bersama Petugas Pemadam Kebakaran tiba di lokasi. Pemadaman api sempat menemui kendala, terlebih material bangunan hampir semuanya dari kayu jati. Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 04.00 WIB.

"Pemadaman api sempat menemui kendala karena material bangunan mayoritas kayu. Setidaknya belasan tanki air kami habis untuk padamkan api," ujar Rachmad, petugas PMK Ngawi.

Dari hasil penyelidikan anggota Polsek Pitu, kebakaran diduga akibat korsleting listrik dan tabung gas yang meledak. Untuk kepentingan penyidikan, polisi mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya dua batang kayu bekas terbakar, tabung elpiji dan selang gas, serta kabel listrik bekas terbakar.

Baca Juga : Didominasi Korsleting Listrik, Rumah di Wagir Terbakar Sebabkan Kerugian Puluhan Juta

Akibat kebakaran yang menghanguskan empat rumah kayu jati permanen tersebut, korban ditaksir mengalami kerugian material hingga Rp 800 juta.