Gencar Sektor Wisata, Polisi Tidur Jalan Pahlawan Malah Menuai Kontra. | Madiun TIMES

Gencar Sektor Wisata, Polisi Tidur Jalan Pahlawan Malah Menuai Kontra.

Jun 15, 2020 20:02
Screenshot Komentar Netizen Mengenai Pembangunan Polisi Tidur (Speed Bump) Tersebut. (Screenshot:MADIUNTIMES)
Screenshot Komentar Netizen Mengenai Pembangunan Polisi Tidur (Speed Bump) Tersebut. (Screenshot:MADIUNTIMES)

Pembangunan Speed Bump atau polisi tidur  di dua titik yakni di depan Balai Kota Madiun serta Plaza Madiun menuai kritik dari netizen. 

Pasalnya, Speed Bump tersebut justru menimbulkan kurang nyamannya pengguna jalan yang melintas. Bahkan, menurut pantauan MadiunTIMES beberapa pengguna jalan motor trail malah memanfaatkan speed bump tersebut untuk memacu laju kendaraan mereka.

Baca Juga : Antisipasi Macet saat Pembangunan Jembatan Kedungkandang, Dua Jalur Alternatif Disiapkan

 

Bahkan, ada salah satu pengguna kendaraan bermotor didapati mengalami kecelakaan akibat melintasi speed bump tersebut.

Speed Bump yang terdapat di dua titik yakni di depan Balai Kota Mdiun serta Plaza Madiun tersebut dibangun dengan tujuan sebagai pelambat laju kendaraan yang melintas. 

Dalam postingan salah akun facebook milik pemerintah kota Madiun, Senin (15/06/2020) tersebut ramai dengan berbagai komentar.

Seperti tulis salah satu akun Adhi Dwi "Ini aturannnya menurut Keputusan Menteri Perhubungan No 3 Tahun 1994 tentang Alat Pengendali dan Pengaman Pemakai Jalan, di mana sudut kemiringan adalah 15% dan tinggi maksimum tidak lebih dari 120 mm.

Kok nampaknya kemiringannya itu lbh dr 15% yaaa, jd kurang landai."

Ridwan Yusupa "Saya selama kuliah teknik sipil tidak ada di ajarkan atau kajian mengenai polisi tidur, atau mungkin pas saya gak masuk .

Saya dulu kebetulan jurusan transportasi, jalan di rencanakan untuk kenyamanan pengguna jalan, bayangkan kalau ada ambulan membawa pasien melewati lokasi tersebut.

Baca Juga : Cegah Kemacetan Saat PSBB, Karo OPS Polda Jatim Minta Polisi Antisipasi Hari Kerja

 

Petugas pemadam kebakaran yang harus buru buru... bisa di bayangkan... hmmmm...

Kalaulah ditujukan untuk kenyaman pejalan kaki dalam menyeberang, bisa dibuatkan JPO, atau kalau mau lebih keren bisa di buatkan underpass untuk pejalan kaki.

Sementara itu,  akun milik Pemerintah Kota Madiun menanggapi ragam komentar tersebut. "Untuk kendaraan yang gasruk silahkan dibawa ke balai kota untuk kami ukur. Kendaraan/mobil standart ya. Bukan kendaraan/mobil modif. Kalo mobil modif ya sdh resiko modif mmg spt itu. Monggo pemkot madiun siap menerima kritik/saran yg membangun."

Topik
Polisi Tidur Jalan Pahlawan Balai Kota Madiun Pembangunan Speed Bump

Berita Lainnya