Kampus Waspada Corona, Mahasiswa Menyesuaikan | Madiun TIMES

Kampus Waspada Corona, Mahasiswa Menyesuaikan

Mar 15, 2020 21:32
Sumber gambar : Unesa.ac.id 15/3/2020
Sumber gambar : Unesa.ac.id 15/3/2020

Surabaya - Pencegahan terhadap penyebaran virus corona tak hanya dilakukan lembaga pendidikan menengah atas ke bawah, tapi juga rguruan tinggi. Salah satunya Universitas Negeri Surabaya (Unesa). Unesa  mengeluarkan Surat Edaran (SE) yang ditanda tangani oleh Rektor Prof.Dr.Nurhasan,M.Kes mengenai Tindakan Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease-19 (COVID-19) Di Unesa.

Surat Edaran tersebut menetapkan beberapa hal dalam rangka Pencegahan Penyebaran Virus tersebut seperti: Hal-hal mengenai perkuliahan yang dilaksanakan dengan E-Learning, Vi-Learning, Mailing List, WA Group atau sejenisnya. 

Wisuda ke-97 yang ditunda hingga pemberitahuan lebih lanjut. Seminar atau Konferensi Nasional dan Internasional, Penundaan Kegiatan Kemahasiswaan, Ditiadakannya Upacara untuk sementara waktu, Dosen, Karyawan, Mahasiswa diimbau menunda perjalanan ke luar negeri dan lain-lain.  "Jadi (online), perkulihan yang online, UTS juga online," kata Humas Unesa Vinda Maya Setianingrum saat dikonfirmasi sebagaimana dikutip dari detik.com.

Mahasiswa-Mahasiswi Unesa yang berada di asrama diimbau untuk kembali atau pulang ke rumah orangtua masing-masing, serta seluruh kegiatan kemahasiswaan di asrama ditunda. 

Hal tersebut juga dikonfirmasi salah satu mahasiswi Unesa S1 Pendidikan Sejarah Hanida. ”Kalau saya selaku mahasiswa mengingat ini instruksi sendiri dari WHO dan pemerintah ya fine saja kalau kuliah online. Toh juga masih berjalan kuliahnya tetap ada tugas dan presentasi  cuma ya online pakai WA, Google Classroom, Skype tergantung dosennya saja,” kata dia.

Menurutnya, yang mengalami kendala bagi yang sedang mengurus skripsi. “Untuk kendala mungkin yang semester akhir waktunya bimbingan skripsi menggunakan system online, dan untuk wisuda 98 diundur yang seharusnya tanggal 4 April,” tutur Hanida.

Dia mengakui juga meningkatkan kewaspadaan di tengah meningkatnya jumlah pasien positif corona. Meski waspada, bukan berarti dia panik. "Don’t be panic emang penting banget, dan yang penting kita jaga kekebalan tubuh dengan makan minum teratur. Tidur juga teratur. Melakukan yang bisa meningkatkan kekebalan tubuh kan virus dan jangan terlalu cemas. Kemudian jaga kebersihan, cuci tangan pakai masker, dan yang terpenting berdoa biar mental kita tetap sehat, kalau untuk tugas ya dikerjakan sebisanya,” kata dia.

Topik
madiun berita madiun

Berita Lainnya