Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Wisata

Peringatan Haul Mbah Moedjair, Warga Berharap Wisata Kuliner Ikan Mujair

Penulis : Malik Naharul - Editor : A Yahya

24 - Sep - 2019, 03:56

Placeholder
Peringatan Haul Mbah Mujair digelar warga Desa Papungan.(Foto : Malik Naharul/BlitarTIMES)

Sosok Mbah Moedjair dan ikan mujair temuannya yang mendunia mungkin sudah tidak asing lagi di telinga warga Blitar dan sekitarnya. Untuk memperingati jasa penemu ikan mujair ini warga Desa Papungan, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar menggelar Haul dan doa bersama di depan Kompleks Makam Mbah Moedjair pada Minggu (22/9/2019).

Haul ini merupakan agenda rutin tahunan yang diinisiasi oleh relawan Kampung Mujair bersama dengan keluarga besar Mbah Moedjair dan pemerintah Desa Papungan setiap tanggal 22 September. Acara yang digelar sederhana ini diawali dengan pembacaan tahlil dan doa bersama.

Kegiatan ini sangat didukung oleh pemerintah daerah, nampak hadir dalam haul tersebut Kepala Dinas Pariwisata Budaya Pemuda Dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Blitar Suhendro Winarso, Camat Kanigoro Darmaji, sejumlah pegiat wisata dan keluarga Besar Mbah Moedjair.

Kepala Dinas Parbudpora Suhendro Winarso dalam sambutannya mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi inisiatif warga untuk membuat Haul Mbah Moedjair ini. Menurutnya, kegiatan ini merupakan tradisi yang baik dan harus terus dilestarikan, yakni mendoakan serta mengenang jasa para pendahulu seperti Mbah Moedjair.

"Tentunya ini adalah kegiatan yang sangat baik, Mbah Moedjair adalah sosok yang hingga kini patut kita kenang. Seperti kita ketahui, Mbah Moedjair semasa hidupnya hingga kini manfaat dan karyanya tetap memberi manfaat bagi orang banyak, bukan hanya di Indonesia saja bahkan dunia. Berkat jerih payahnya menemukan ikan mujair, kini namanya tetap kita kenang dan terus memberikan manfaat bagi orang banyak,” ungkapnya.

Sementara itu, Satrio Wibowo relawan Kampung Mujair sekaligus cucu buyut Mbah Moedjair mengatakan Haul Mbah Moedjair ini adalah kegiatan rutin tahunan dari Relawan Kampung Mujair dan Keluarga Besar. Awalnya dulu sejak tahun 2012 kita adakan doa bersama keluarga terdekat saja sampai saat ini kita bisa mengumpulkan keluarga besar.

“Sebenarnya kalau haulnya Mbah Moedjair sendiri tepatnya tanggal 7 September, tapi kita ambil di akhir bulan. Awalnya dulu kita adakan doa bersama keluarga terdekat saja, sampai saat ini kita bisa mengumpulkan keluarga besar,” kata Satrio.

Satrio menambahkan, selain berkirim doa, kegiatan haul ini merupakan bentuk kepedulian warga dan keluarga besar untuk melestarikan ikan Mujair. Menurutnya, ikan yang menjadi maskot Desa Papaungan ini kini mulai sulit ditemui, oleh karena itu warga terus berupaya mencari dan mengembangbiakkan ikan tersebut.

“Sejak tahun 2012 itu kita rintis, kita mendapatan support dari warga juga, jadi ada salah satu kolam tua milik warga itu yang ada ikan mujair asli kita kordinasi terus disuruh mengambil, kalau memang untuk acara haulnya mbah kita ambil semua tidak apa-apa. Setelah itu sisanya kita kembang biakkan di kolam, setelah berkembang banyak itu ternyata kemasukan satu ikan predator jadi habis semua, sejak itu kita kesulitan cari ikan mujair ini. Hingga kini warga berharap ikan ini bisa kembali dikembangbiakkan dan menjadi potensi wisata kuliner khas Desa Papungan,” pungkasnya.(*)


Topik

Wisata blitar berita-blitar Peringatan-Haul-Mbah-Moedjair



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Madiun Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Malik Naharul

Editor

A Yahya