free web hit counter
Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Kuliner

Pertahankan Resep Tradisional, Warung Mak Ti Digemari Para Pejabat Hingga Kalangan Artis

Penulis : Aunur Rofiq - Editor : A Yahya

11 - Sep - 2019, 03:26

Placeholder
Kuliner tradisional di warung Mak Ti.(Foto : Malik Naharul/BlitarTIMES)

Hidangan kuliner 'Warung Mak Ti' memang sudah tak asing lagi terdengar oleh telinga masyarakat Blitar dan sekitarnya. Sajian menu tradisional khas desa dengan aneka jenis sayur seperti lodeh tewel, lompong, papaya muda dan lauk aneka iwak kali menjadi idola berbagai kalangan.

Meski terletak di pelosok pedesaan, tak ada yang menyangka bila Warung Mak Ti ini menjadi primadona kuliner di Blitar Raya.

Warung yang berlokasi di Desa Jatinom, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar ini memang tergolong unik. Pengunjung yang makan di warung ini bebas mengambil makanan sendiri dengan nasi dan aneka lauk pauk yang telah disediakan.

Sajian iwak kali yang digoreng kering ataupun bumbu kuah seperti jenis bader, wader, jendil, dan ikan nila selalu habis diserbu pengunjung.

Mak Ti sendiri juga heran, kenapa dengan menu yang sederhana ini bisa begitu menarik hati masyarakat. Bahkan kalangan artis seperti Farah Quin hingga mantan Wapres Budiono pernah makan di tempat ini. "Yang saya jual di sini, ya, masakan ala desa atau kampung saja. Awalnya ya warung kecil terus tambah rame," kata Mak Ti yang memiliki nama lengkap Supiyati (59),

Mak Ti mengatakan, warung makan ini dibuka sejak tahun 2000. Sebelumnya, ia bekerja sebagai juru masak di terminal dan hajatan di kampungnya.

Melihat perkembangan ekonominya tak ada perkembangan, ia mencoba mendirikan warung makan kecil-kecilan di depan rumahnya.

Sejak awal membuka warung, Mak Ti memang telah membuat konsep berbeda dari warung lainnya. Ia membuatnya mirip seperti restoran di kota zaman sekarang.

Setiap pembeli boleh mengambil makanan sepuasnya cukup hanya membayar Rp 10.000 saja. Awalnya, pembelinya sebagian besar mereka yang akan mau berangkat atau pulang dari sawah. "Tujuan saya tidak muluk-muluk, yang penting tidak rugi, dan cukup makan buat anak-anak, serta bisa berbagi dengan warga yang ada disini," ungkapnya.

Namun berkat resep sederhana yang ia terapkan dengan harga murah meriah dan lezat itu semakin diminati banyak orang. Dari mulut ke mulut. informasi itu meluas hingga ke luar kampung bahkan sekarang sampai ke luar daerah.

Bersamaan dengan bertambahnya jumlah pembeli, Mak Ti pun memperluas warung makannya. Bahkan bagian depan warungnya juga disediakan lahan parkir yang cukup luas. Karena yang datang ke warungnya tak hanya mobil kecil saja, tapi terkadang rombongan wisata.

Mak Ti mengaku tidak ada resep khusus dalam masakannya. Ia hanya menggunakan bahan dasar pilihan, dari beras, bumbu, dan ikan air tawar pasokan dari pencari ikan di Bendungan Selorejo, Malang yang menjadi menu utamanya.

Setiap harinya, Warung Mak Ti Memasok 5 kwintal ikan segar, dari nila, mujair, bader, jendil, juga bandeng. Biasanya bila dalam sehari tidak habis ia menggorengnya kremes untuk disajikan keesokan harinya. "Resepnya sederhana, pokoknya ala masakan ndeso. Yang penting semua bumbu diuleg terus santan kental itu aja dan gak pakai micin atau bumbu kemasan lainnya," ungkapnya.

Soal harga, Mak Ti juga menyebutkan, terbilang murah. Pembeli bisa makan nasi dan lauk sepuasnya cukup dengan membayar Rp 10 ribu dan aneka minuman mulai harga Rp 2 ribu rupiah saja. "Ini semua kuncinya ikhlas, kalau mau tambah ikan satu piring penuh, baru saya minta tambahan. Tapi kalau cuma mengambil dua atau tiga ikan saja saya gratiskan," tukas Mak Ti.(*)


Topik

Kuliner blitar berita-blitar Kuliner-tradisional-di-warung-Mak-Ti-di-Blitar Resep-Tradisional Warung-Mak-Ti Farah-Quin



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Madiun Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Aunur Rofiq

Editor

A Yahya