Siapa yang mengira seorang olahragawan tiba-tiba meninggal, entah karena sakit atau karena musibah lainnya. Hal itu yang terjadi pula pada enam pesepak bola aktif di Indonesia yang meninggal karena beberapa hal.
Siapa saja mereka? Inilah versi MalangTimes.
1. Ansar Razak
Ansar Razak menjadi gelandang andalan PSM Makassar di era 90-an. Ia meninggal dunia lantaran kecelakaan lalu lintas pada tahun 1999.
2. Eri Irianto
Gelandang Persebaya Surabaya ini meninggal pada 3 April 2000. Musibah menimpa pemain yang dikenal punya tendangan sangat keras itu kala membela Persebaya melawan PSIM Jogjakarta. Eri mengalami benturan saat bertanding. Diduga karena serangan jantung, Eri sempat dilarikan ke RSUD dr Soetomo, namun nyawanya tak tertolong.
3. Jumadi Abdi
Jumadi Abdi adalah seorang pesepak bola yang pernah bermain di PKT Bontang. Pada 7 Maret 2009 ia meninggal dunia saat bertanding karena mengalami benturan di bagian perut dengan pemain Persela Lamongan Deny Tarkas yang mengangkat kaki terlalu tinggi. Seketika itu, Jumadi Abdi tak sadarkan diri dan langsung dilarikan ke rumah sakit. Sempat dirawat sembilan hari di RS, akhirnya Jumadi Abdi mengembuskan napas terakhirnya. Dari hasil observasi dokter, usus halus Jumadi robek dan mengakibatkan organ dalam lainnya keracunan. Di sisi lain, Deny Tarkas mendapat skorsing empat bulan dari Komdis PSSI.
4. Akly Fairuz
Striker Persiraja Banda Aceh Akly Fairuz meninggal akibat cedera parah yang menimpanya saat benturan dengan kiper PSAP Sigli Agus Rohman pada pertandingan 10 Mei 2014. Akly kemudian digotong keluar lapangan dan baru dibawa ke rumah sakit malam harinya. Sempat tak sadarkan diri beberapa hari, Akly Fairuz meninggal dunia pada 16 Mei 2014.
5. Sukarno Andi Wijaya
Sukarno Andi Wijaya terakhir tercatat sebagai pemain Persewangi Banyuwangi. Ia meninggal dunia di usia 20 tahun pada 2016. Diduga Sukarno mengalami sakit infeksi paru-paru. Sukarno juga pernah membela Timnas U-19 di bawah asuhan pelatih Indra Sjafri.
6. Achmad Kurniawan
Kiper Arema FC yang akrab di sapa AK 47 itu meninggal dunia pada Selasa (10/1/2017) di Rumah Sakit Saiful Anwar, Kota Malang. Sebelum meninggal, AK dirawat intensif sejak 30 Desember 2016. Ia tak sadarkan diri karena dugaan sakit jantung dan lambung. (*)
