Kecewa Kebijakan Pelabuhan, Pedagang Asongan 'Aksi' Makan Dagangan Sendiri | Madiun TIMES

Kecewa Kebijakan Pelabuhan, Pedagang Asongan 'Aksi' Makan Dagangan Sendiri

Feb 03, 2016 15:53
'Patah Hati' Pedagang asongan di pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, makan dagangan sendiri
'Patah Hati' Pedagang asongan di pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, makan dagangan sendiri

Kekecewaan mendalam dirasakan ratusan pedagang asongan di Pelabuhan ASDP Ketapang, Banyuwangi. Mereka tak bisa lagi berdagang bebas seperti biasa. Pihak pelabuhan membatasi jumlah asongan untuk masuk kapal, maksimal 2 orang per kapal.

Akibatnya, pedagang tak bisa berkutik, karena sejumlah anggota TNI AL, berjaga ditiap pintu masuk dermaga.

Padahal, asongan yang tergabung dalam Paguyuban Pedagang Asongan (PPA) ini jumlahnya 199 anggota.

Dibanding jumlah dermaga yang ada, sudah pasti mereka tidak akan bisa berjualan leluasa. Sebagai ungkapan ‘patah hati’, selain melakukan protes, mereka juga memakan dagangan mereka sendiri.

“Mau dijual ya gak bisa jualan, mending dimakan sendiri,” ucap Sugeng, salah satu asongan. Rabu (3/2/2016).

Usai menyantap, massa yang mengepung pintu lobi kantor pelabuhan ASDP Ketapang, Banyuwangi, kembali menggelar orasi.

Bahkan, mereka juga melakukan istighosah. Sembari menunggu perwakilan yang sedang mediasi dengan pihak manajemen.

“Ini urusan perut, sampai kapan pun kita akan berjuang,” lantang, Muhammad Sunoto, Ketua PPA.

Sementara itu, hingga saat ini  di pelabuhan ASDP Ketapang, Banyuwangi, rapat masih berlangsung. Tak hanya pihak manajemen, pertemuan terbatas ini juga diikuti pihak TNI AL, serta instansi terkait. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
pelabuhan ASDP Ketapang Pedagang Asongan

Berita Lainnya