Pembuat Film Animasi ‘Merah Putih: One For All’ Angkat Bicara Usai Ramai Dikritik Netizen

10 - Aug - 2025, 10:29

Salah satu scene trailer animasi Merah Putih: One For All yang dikritik karena di gudang desa ada senjata. (Foto: tangkapan layar YouTube)

JATIMTIMES - Film animasi ‘Merah Putih: One For All’ yang dijadwalkan tayang serentak di bioskop Tanah Air pada 14 Agustus 2025 tengah jadi perbincangan hangat di media sosial. Trailer film ini sudah dirilis di beberapa channel YouTube resmi dan langsung menuai banyak komentar warganet.

Tak sedikit yang membandingkan ‘Merah Putih: One For All’ dengan ‘Jumbo’, film animasi karya Ryan Adriandhy yang sebelumnya viral karena banjir pujian.

Baca Juga : Film Animasi Merah Putih One for All Menuai Pro-Kontra Menjelang HUT RI ke-80

Di TikTok @perfikitv, para kreator film terlihat hadir di sebuah studio radio untuk mempromosikan karyanya. Dalam video itu, terlihat lima pria yang diperkirakan berusia di atas 40 tahun. Bukannya menuai dukungan, unggahan tersebut justru memancing komentar kritis dari netizen.

Beberapa komentar yang muncul antara lain, 

"karya anak muda❌❌ karya anak tua ✅✅," @ma**. 

"Katanya karya anak bangsa, inimah bapak bangsa," @abdulrachmans****. 

"pantes tim nya aki-aki semua," @sardensa****. 

"udah dikasih paham sama Jumbo masih aja ga paham. ga ada niat dari tahun-tahun sebelumnya buat garap film nasionalis, giliran udah mepet bikin seadanya," @D**

Berdasarkan poster dan laman resmi Cinema XXI, film animasi ini digarap oleh Perfiki Kreasindo. Sutradaranya adalah Endiarto dan Bintang, dengan Toto Soegriwo sebagai produser. Sementara produser eksekutif dijabat Sonny Pudjisasono.

Tak banyak informasi yang bisa ditemukan soal rekam jejak Perfiki Kreasindo. Situs resminya pun tak dapat diakses dan menampilkan pesan ‘404 Not Found’.

Di akun Instagram @movreview yang bekerja sama dengan @totosoegriwo, disebutkan bahwa proses produksi baru dimulai pada Juni 2025. Artinya, hanya butuh waktu sekitar satu bulan hingga film ini siap tayang di layar lebar. Disebutkan pula bahwa anggaran produksinya mencapai Rp 6,7 miliar.

Baca Juga : Profil Divine Mukasa, Wonderkid Manchester City yang Tampil di Laga Lawan Palermo

Menanggapi banjir komentar miring, produser Toto Soegriwo akhirnya buka suara lewat akun Instagram pribadinya.
"Senyumin aja. Komentator lebih pandai dari pemain. Banyak yang mengambil manfaat juga kan? Postingan kalian jadi viral kan?," tulis Toto.

Sinopsis

Trailer ‘Merah Putih: One For All’ sudah tayang di channel YouTube ‘Perfiki TV’, ‘CGV Kreasi’, dan ‘Historika Film’. Dalam keterangan unggahan CGV Kreasi, film ini diklaim sebagai animasi pertama bertema kebangsaan.

Ceritanya berlatar di sebuah desa yang tengah bersiap menyambut Hari Kemerdekaan. Sekelompok anak dipilih menjadi ‘Tim Merah Putih’ untuk menjaga bendera pusaka yang akan dikibarkan saat upacara 17 Agustus. Namun, bendera itu tiba-tiba hilang sebelum upacara berlangsung.

Tim Merah Putih, yang terdiri dari anak-anak dengan latar belakang budaya berbeda, pun bersatu menjalankan misi penyelamatan. Mereka harus mengatasi berbagai perbedaan dan rintangan untuk menemukan kembali bendera tersebut.

Meski mengusung pesan persatuan dan semangat Bhinneka Tunggal Ika, eksekusi film ini tetap menuai pro dan kontra. Banyak warganet yang membandingkan kualitasnya dengan ‘Jumbo’, yang dinilai lebih matang secara visual maupun cerita.

‘Merah Putih: One For All’ dijadwalkan tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 14 Agustus 2025, bertepatan dengan momen peringatan kemerdekaan RI.