Kalender Jawa Sabtu Wage 26 Juli 2025: Watak Weton, Rezeki, Jodoh dan Pantangan

Reporter

Binti Nikmatur

Editor

Yunan Helmy

25 - Jul - 2025, 07:28

Kalender Juli 2025. (Foto: Enkosa)

JATIMTIMES - Sabtu (26/7/2025) esok bertepatan dengan pasaran Wage dalam sistem penanggalan Jawa. Berdasarkan kalender Jawa, tanggal besok jatuh pada 30 Sura 1959, tahun dal dan masih berada dalam Wuku Prangbakat. Weton esok adalah Sabtu Wage dengan jumlah neptu 13 (Sabtu = 9, Wage = 4).

Dalam kepercayaan masyarakat Jawa, weton Sabtu Wage diyakini memiliki pengaruh terhadap kepribadian, rezeki, jodoh, hingga pantangan hidup. Berikut ulasan lengkap mengenai weton Sabtu Wage menurut primbon Jawa.

Baca Juga : Unikama Lolos Pendanaan Revitalisasi LPTK 2025, Satu-satunya Kampus PGRI yang Berhasil

Orang yang lahir pada weton Sabtu Wage umumnya memiliki watak pendiam namun memiliki tekad kuat. Mereka dikenal sebagai sosok yang tidak suka menonjol, tetapi cermat dan penuh perhitungan. Dalam keseharian, Sabtu Wage cenderung menjaga jarak dengan orang baru dan lebih nyaman berada di lingkungan yang sudah dikenalnya.

Menurut primbon, Sabtu Wage termasuk pribadi yang tidak mudah dipengaruhi orang lain. Mereka memiliki pendirian yang kuat dan tidak mudah terbawa arus. Di sisi lain, pemilik weton ini juga dikenal sangat hati-hati dalam mengambil keputusan, kadang terlihat ragu, tapi sebenarnya sedang menyusun strategi.

Sabtu Wage juga dikenal sebagai tipe yang pekerja keras dan tahan banting. Meski tidak banyak bicara, mereka punya kemampuan dalam membaca situasi dengan kritis.

Weton Sabtu Wage kali ini berada dalam Wuku Prangbakat, yaitu wuku ke-10 dalam sistem kalender Jawa. Prangbakat dilambangkan dengan burung urang-urangan, simbol kelincahan yang berpadu dengan kehati-hatian. Selain itu, Prangbakat juga dikaitkan dengan besi purasani, logam kuat namun pemalu.

Makna simbolik ini menggambarkan pribadi yang kokoh, tahan tekanan, tapi kadang menutup diri. Orang yang lahir dalam Wuku Prangbakat diyakini memiliki semangat belajar tinggi dan sering terlibat dalam kegiatan spiritual atau pencarian makna hidup.

Simbol lainnya adalah pohon beringin patah tertiup angin, pertanda agar lebih waspada dalam mempercayai orang lain. Pemilik weton di wuku ini disarankan berhati-hati dalam hubungan sosial dan tidak sembarangan membuka rahasia pribadi.

Dalam hal keuangan, rezeki pemilik weton Sabtu Wage cenderung stabil tapi perlu kerja keras untuk mencapainya. Mereka bukan tipe orang yang instan dalam urusan materi. Kedisiplinan dan konsistensi jadi kunci keberhasilan mereka dalam meraih penghidupan yang layak.

Karier yang cocok untuk weton ini antara lain yang membutuhkan ketekunan dan ketelitian, seperti akuntan, peneliti, guru, pengrajin, atau pekerjaan yang berkaitan dengan spiritualitas dan pelayanan masyarakat.

Baca Juga : Curi Sepeda Motor, Pria di Tulungagung Kepergok Warga

Meski tidak terlalu suka risiko, Sabtu Wage dapat sukses jika tekun dan tidak mudah menyerah. Mereka unggul dalam menjaga kualitas dan loyal terhadap pekerjaan yang dijalani.

Dengan neptu 13, Sabtu Wage dinilai cocok berjodoh dengan mereka yang memiliki neptu 7, 12 dan 16. Di antaranya Minggu Kliwon, Senin Pahing, Kamis Legi, Jumat Pon, dan Sabtu Wage.  

Dalam primbon Jawa, Wuku Prangbakat membawa beberapa pantangan yang patut diperhatikan. Dalam tujuh hari ke depan, sebaiknya tidak melakukan, aktivitas berat seperti menggali tanah atau membongkar bangunan. Selain itu sebaiknya Sabtu Wage tidak pindahan rumah, terutama dari dataran tinggi ke dataran rendah. Serta tidak melakukan perjalanan jauh yang membawa barang penting atau urusan besar.

Kepercayaan Jawa menyebut potensi gangguan dalam perjalanan bisa muncul, baik secara fisik maupun mental, dikenal dengan istilah ringkel jalma.

Sebaliknya, hari Sabtu Wage dinilai baik untuk kegiatan seperti memanen hasil pertanian, memulai proses belajar, atau memperdalam ilmu keagamaan dan spiritualitas. Aktivitas seperti berdoa, meditasi, dan introspeksi diri disarankan karena dipercaya membuka pintu energi positif dan keberkahan di akhir bulan Suro ini.