Sebulan Berhenti Imbas Longsor Cangar, Angkutan Feeder Batu-Mojokerto Kembali Beroperasi

17 - May - 2025, 06:12

Angkutan Feeder Batu-Mojokerto kembali beroperasi pasca sebulan berhenti imbas longsor Cangar dengan penyesuaian jam pemberangkatan.(Foto: Istimewa)

JATIMTIMES - Setelah sekitar sebulan berhenti akibat dampak longsor Jalur Pacet-Cangar, Angkutan Feeder Batu-Mojokerto kembali beroperasi. Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Timur memberlakukan perubahan jam operasional dengan penyesuaian masa pembatasan buka jalur yakni 05.00-18.00 WIB.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Batu Hendry Suseno mengatakan, bahwa kebijakan itu diambil UPT LLAJ Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur. Yakni adanya pengurangan pemberangkatan terakhir pada Feeder dari Kota Batu maupun Mojokerto.

Baca Juga : Segera Beroperasi, Trans Jatim Koridor VI Perkuat Konektivitas Gerbangkertosusila

"Sejak tanggal 15 Mei 2025, Trans Jatim Feeder Mini Bus Via Cangar Jurusan Batu - Mojokerto sudah beroperasi dengan delapan kali pemberangkatan, baik dari Terminal Mojokerto maupun Terminal Batu," jelas Hendry saat dikonfirmasi, belum lama ini.

Ia menerangkan, jam pemberangkatan saat ini yakni 05.30, 06.00, 06.45, 09.15, 12.15, 12.45, 15.45, dan 16.15 WIB. Sementara sebelum berubah, Feeder mulai pemberangkatan pukul 05.30, 06.00, 09.00, 09.30, 12.30, 13.00, 16.00, dan 16.30 WIB.

"Perbedaannya waktu keberangkatan saja. Kalau sekarang menyesuaikan waktu operasional jalan. Sebab pukul 18.00 WIB jalur sudah ditutup," katanya.

Untuk tarif, kata Hendry masih tetap sama dengan sebelumnya. Meski atensi masyarakat untuk saat ini masih belum terlihat signifikan, Dishub sudah mendapati banyak masyarakat yang menanyakan jadwal keberangkatan.

"Sebelum keberangkatan armada Feeder tetap dilakukan Ramp Check," imbuh dia. 

Baca Juga : Zhao Weiguo Terjerat Kasus Apa Hingga Akan Dihukum Mati? 

Staff Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Timur Tio Alam Firmansyah mengatakan, Armada Feeder yang beroperasi sebanyak 4 unit. Di mana 2 unit armada dari Terminal Kota Batu dan 2 unit armada dari Terminal Kertajaya Mojokerto. Saat ini, minibus berwarna hijau itu menerapkan tarif normal sebesar Rp 40 ribu.

"Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan kembali Feeder tersebut untuk perjalanan ketujuan Mojokerto atau ke Batu agar dapat menumbuhkan perekonomian di dua daerah," ucap Tio.