Ormas GRIB Jaya Akan Beredar di Kota Malang, Rubah Stigma Preman Berkuasa
Reporter
Hendra Saputra
Editor
Dede Nana
26 - Mar - 2025, 12:19
JATIMTIMES - Ormas Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya akan segera dideklarasikan di Kota Malang. Hal itu usai mengikuti GRIB Jaya melakukan musyawarah nasional (munas) beberapa hari lalu di Jakarta.
Ketua DPC GRIB Jaya Kota Malang, Agus Sunar Dewabrata mengatakan bahwa saat ini ormas yang dipimpinnya itu memiliki pandangan berbeda dan siap membawa perubahan. Karena sesuai instruksi pusat, ormas yang sebelumnya dicitrakan buruk atau banyak dihuni preman akan berubah.
Baca Juga : Pakubuwana IX dan Perang Melawan Candu: Strategi Raja Surakarta Selamatkan Bangsa
“Perubahan mendasar, GRIB dulu dinyatakan dalam tanda kutip seperti preman, sekarang tidak boleh lagi. Harus menciptakan usaha untuk anggota dan akan didukung oleh potensi penghasilan daerah,” ujar pria yang akrab disapa Nanang tersebut.
Nanang mengaku, untuk merubah stigma negatif membutuhkan perjuangan yang sangat tinggi. Untuk itu, ia akan memanfaatkan potensi wilayah untuk membuat kegiatan positif bagi GRIB Jaya.
“Potensi daerah harus dimaksimalkan, kesan preman dihilangkan,” tegas Nanang.
Nanang pun menjelaskan bahwa GRIB Jaya memiliki aturan tegas. Mulai tidak diperbolehkan lagi untuk perebutan kekuasaan atau lahan hingga penyodoran proposal ke perusahaan atau instansi.
Menurut Nanang, hal itu sesuai perintah Ketua Umum GRIB Jaya pusat, Hercules Rosario Marshal. Di mana GRIB Jaya akan memberikan dukungan kepada Presiden Prabowo Subianto termasuk mengawal janji-janji politiknya.
Baca Juga : Lokasi ATM BNI dengan Pecahan Rp 20.000 di Jatim, Tak Perlu Tukar Uang ke Bank
“Yang jelas, dari Pak Hercules, kami mendukung penuh Pak Prabowo untuk 2029, termasuk mengawal janji politiknya saat Pilpres 2024,” ungkap Nanang.
Saat ini, DPC GRIB Jaya Kota Malang tengah dalam proses pembentukan, sekitar 107 anggota yang telah terdaftar. Organisasi ini resmi berdiri pada 7 Maret 2025 dan menargetkan deklarasi pada 16 April 2025 mendatang sekaligus pelantikan pengurus.
“Agenda terdekat kami adalah penentuan struktur organisasi. Setelah deklarasi, kami akan tour ke tokoh-tokoh di Kota Malang,” pungkas Nanang.
