Kalender Jawa Weton Kamis Pon 3 September 2026: Hari Baik tuk Bepergian

03 - Sep - 2026, 06:15

Ilustrasi bepergian jauh. (Foto: Shutterstock)

JATIMTIMES - Kamis (3 September 2026) bertepatan dengan pasaran Pon dalam penanggalan Jawa. Berdasarkan kalender Jawa, hari ini jatuh pada 21 Mulud 1960 Ja, bulan Mulud, tahun Be dan berada dalam Wuku Wuye.

Weton hari ini adalah Kamis Pon dengan jumlah neptu 15 (Kamis = 8, Pon = 7). Dalam kalender Hijriah, 3 September 2026 bertepatan dengan 21 Rabiul Awal 1448 Hijriah. 

Baca Juga : TKA 2026 Segera Memasuki Tahapan Ujian, Waka Kurikulum MAN 1 Kota Malang Beri Arahan Strategis 

Dalam tradisi masyarakat Jawa, weton dipercaya dapat mencerminkan watak, rezeki, jodoh, hingga perjalanan hidup seseorang. Hingga kini, banyak orang Jawa masih berpegang pada primbon untuk menentukan waktu baik dalam berbagai hal, mulai dari perjalanan jauh, memulai usaha, hingga melangsungkan pernikahan.

Weton Kamis Pon dikenal memiliki sejumlah karakter positif. Pemilik weton ini dikenal sebagai sosok multitalenta, suka menolong dan mempunyai cita-cita tinggi. Selain itu, Kamis Pon juga memiliki semangat untuk terus mencari kemajuan, baik dalam kehidupan lahir maupun batin.

Namun, di balik berbagai kelebihan tersebut terdapat beberapa sifat yang perlu diperhatikan. Pemilik weton Kamis Pon terkadang mudah curiga dan kurang mempercayai orang lain. Ada pula kecenderungan untuk memamerkan kekayaan maupun kepandaian yang dimiliki.

Dalam perhitungan primbon Jawa, Pangarasan weton Kamis Pon adalah Lakuning Srengenge. Pangarasan tersebut menggambarkan watak yang terang, berwibawa dan mampu memberikan pencerahan bagi orang di sekitarnya.

Sementara itu, Pancasuda weton Kamis Pon adalah Satriya Wirang. Maknanya, pemilik weton ini mempunyai budi pekerti luhur, tetapi dalam perjalanan hidupnya kerap mengalami keadaan yang membuat malu atau dipermalukan orang lain. Kondisi tersebut membuat wibawanya terkadang berkurang.

Selain weton, 3 September 2026 juga berada dalam Wuku Wuye. Wuku ini dilambangkan oleh Bathara Kuwera. Dalam gambaran primbon, Wuku Wuye memiliki sifat mudah tersinggung dan mudah ngambek, serta gampang tergiur terhadap sesuatu.

Wuku Wuye juga memiliki gambaran kedua kaki yang tercelup di dalam air. Simbol tersebut dimaknai sebagai kemampuan untuk menyiram atau membuat teduh hati orang lain. Pemilik wuku ini juga dikenal selalu berhati-hati, meski memiliki kecenderungan agak mudah putus asa.

Simbol lain dalam Wuku Wuye adalah gedung yang menghadap ke atas. Gambaran tersebut memiliki makna sifat terlalu boros dan mudah merelakan apa yang dimiliki. Selain itu, ada kecenderungan mudah menyukai sesuatu.

Pohon yang menjadi simbol Wuku Wuye adalah pohon tal. Dalam primbon, pohon tersebut melambangkan panjang umur dan kekuatan fisik. Karakter pribadi juga digambarkan kokoh dan kuat.

Sementara itu, Wuku Wuye memiliki burung perlambang berupa gogik. Simbol tersebut menggambarkan sifat besar cemburu, memiliki karakter yang cukup aneh dan tidak menyukai keramaian.

Keris yang dirakit di dagan menjadi simbol berikutnya. Maknanya, pemilik Wuku Wuye mempunyai intuisi yang tajam. Ada pula gambaran seperti senapan yang berbunyi disertai asap mengepul. Simbol tersebut menggambarkan sifat yang sulit dimengerti.

Baca Juga : Polisi Musnahkan Arena Judi Sabung Ayam Musiman di Pagelaran

Dalam urusan perdebatan, pemilik Wuku Wuye disebut sering mengalami kekalahan ketika berbantah. Karena itu, menghadapi persoalan dengan kepala dingin menjadi hal yang penting.

Primbon juga mencatat sejumlah hal yang perlu diwaspadai selama Wuku Wuye. Celakanya berkaitan dengan terkena taring dan diteluh. 

Selain itu, Kala berada di arah Barat. Karena itu, selama tujuh hari dalam Wuku Wuye, primbon menyarankan agar tidak pergi ke arah Barat untuk urusan yang sangat penting.

Meski terdapat pantangan, Kamis Pon dalam Wuku Wuye justru termasuk hari yang baik. Dalam perhitungan primbon, bepergian pada Kamis Pon dipercaya dapat mendatangkan banyak rezeki.

Hari Kamis Pon pada Wuku Wuye juga baik untuk memasang perangkap burung. Ketentuan tersebut menjadi bagian dari perhitungan tradisional dalam primbon Jawa mengenai aktivitas yang dianggap tepat dilakukan pada hari tertentu.

Dari sisi pekerjaan, pemilik weton Kamis Pon cocok menekuni bidang yang membutuhkan ketelitian, perencanaan matang dan kemampuan mengelola keuangan.

Beberapa bidang pekerjaan yang dianggap sesuai antara lain keuangan atau perbankan, administrasi dan perencanaan, penelitian atau pendidikan. Wirausaha mandiri yang memberikan keleluasaan untuk memegang kendali penuh juga dinilai cocok bagi pemilik weton ini.

Dalam urusan jodoh, pemilik weton Kamis Pon memiliki jumlah neptu 15. Menurut perhitungan primbon yang dirujuk, pasangan yang dianggap paling cocok adalah seseorang dengan jumlah neptu 9 atau 15. Contoh weton yang memiliki jumlah neptu tersebut antara lain Minggu Kliwon, Rabu Kliwon, Jumat Pahing dan sesama Kamis Pon.