Dinkes Kabupaten Magetan Gelar Jambore Kader Kesehatan, Perkuat Komunikasi dan Integrasi Layanan Primer

21 - May - 2026, 01:05

Retnowati Hadirini, SKM (tengah) bersama jajaran Dinkes Magetan, dewan juri, dan perwakilan kader dari 22 kecamatan berfoto bersama dalam pembukaan Jambore Kader Kesehatan Tingkat Kabupaten Magetan.

JATIMTIMES  – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Magetan menyelenggarakan Jambore Kader Kesehatan Tingkat Kabupaten yang diikuti oleh 22 tim perwakilan dari seluruh kecamatan se-Kabupaten Magetan. Mengusung tema “Sentuhan Kader Hebat, Harapan Kesehatan Masyarakat”, ajang tahunan ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat koordinasi sekaligus memberikan apresiasi tertinggi bagi para kader di akar rumput.

Mewakili Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan yang berhalangan hadir karena tugas kedinasan, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kabid Kesmas) Dinkes Magetan, Retnowati Hadirini, SKM, menyampaika menyampaikan salam hormat dari Kepala Dinas serta menyambut hangat kehadiran tim dewan juri, para pendamping, serta tokoh-tokoh terkait seperti Suhariyati, Ani Supriyanto, hingga tokoh senior Bapak Toto Aprijanto (mantan Kepala Bidang di Dinkes yang kini bertugas di PPP KMI Magetan) yang telah berkenan hadir untuk mempersamai dan menyukseskan jalannya jambore tahun ini.

Baca Juga : 61 Lapak Diperiksa, Pemkot Surabaya Gandeng  Pusvetma Perketat Pengawasan Hewan Kurban

Retnowati menegaskan bahwa esensi utama dari jambore yang digelar setiap tahun dengan tema yang dinamis ini bukanlah persaingan, melainkan ruang kebersamaan.

"Jambore kader ini sebenarnya adalah forum silaturahmi kita untuk memperkuat komunikasi, koordinasi, kebersamaan, semangat, serta motivasi para kader. Ini adalah bentuk apresiasi nyata kita terhadap kader-kader hebat yang menjadi garda terdepan dan langsung bersentuhan dengan masyarakat," ujarnya.

Pihak Dinkes juga menambahkan bahwa makna "sentuhan" dalam tema tahun ini memiliki arti yang sangat mendalam dan luas.

"Sentuhan hebat dari kader itu tidak hanya dimaknai dari satu kalimat, tetapi karena tindakan mereka yang sudah komprehensif, berlangsung lama, dan benar-benar menyatu serta terintegrasi dengan masyarakat. Itulah yang menjadi tumpuan harapan kesehatan kita semua," tambah Retnowati.

Untuk mendukung peran kader dalam menyukseskan Transformasi Pelayanan Kesehatan Primer, khususnya Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer (ILP) dan penguatan upaya promotif-preventif (KIE, imunisasi, pencegahan sekunder, dan penguatan faskes hingga tingkat RT/RW), jambore kali ini diisi dengan agenda yang aplikatif.

Dua kegiatan utama yang menjadi sorotan dalam jambore ini meliputi:

Penyusunan Media Promosi Kesehatan: Setiap utusan Puskesmas ditantang menyusun media promosi yang informatif, mudah dipahami, dan relevan dengan kondisi masyarakat. Media ini diharapkan mampu mendongkrak capaian kinerja program-program kesehatan di lapangan.

Baca Juga : OHCHR Soroti Penangkapan 9 WNI oleh Israel di Misi Kemanusiaan Gaza, Desak Segera Dibebaskan

Lomba Yel-Yel sebagai Penyemangat: Menjadi simbol kelincahan dan "ruh" penyemangat para kader dalam mengedukasi warga.

Selain itu, para kader juga mendapatkan sesi pembekalan khusus berupa motivasi yang disampaikan langsung oleh motivator profesional, Bang Aji, guna me-recharge semangat dedikasi mereka di desa.

Melalui skema acara yang dibuat menyenangkan dan interaktif ini, Dinas Kesehatan Magetan berharap kegiatan dapat berjalan dengan lancar dan memberikan dampak jangka panjang bagi peningkatan 25 kompetensi dasar kader.

"Harapan kami sangat simpel. Terlepas dari siapa nanti yang menjadi pemenang, yang terpenting adalah forum hari ini bisa terus menginspirasi. Ketika melihat tampilan atau media promosi dari Puskesmas lain, kader bisa saling mencontoh dan berbisik, 'Oh, inovasi ini bagus sekali untuk diterapkan di tempat kita.' Dari sana akan muncul komitmen baru, kerja sama, dan kepedulian yang lebih kuat untuk Magetan," pungkas Retnowati Hadirini, SKM menutup sambutan hangatnya.