Libur Paskah 2026, Pengunjung Mal di Kota Malang Tembus 30 Ribu
Reporter
Irsya Richa
Editor
Sri Kurnia Mahiruni
06 - Apr - 2026, 09:24
JATIMTIMES - Lonjakan pengunjung terjadi di sejumlah pusat perbelanjaan di Kota Malang selama libur panjang Tri Hari Suci hingga perayaan Paskah 2026. Antusiasme masyarakat untuk menghabiskan waktu liburan dengan berbelanja, bersantai, hingga berburu kuliner terlihat meningkat signifikan.
Salah satu pusat keramaian terlihat di Malang Town Square (Matos). Sejak awal libur panjang, jumlah pengunjung terus mengalami peningkatan dari hari ke hari. Bahkan, angka kunjungan nyaris menembus 30 ribu orang dalam sehari.
Baca Juga : Produksi Beras Kota Malang 2025 Turun Tajam, Dampak Penurunan Luas Panen
Manager Marcomm Matos, Sasmita Rahayu, mengungkapkan bahwa tren lonjakan pengunjung sudah mulai terlihat sejak hari pertama libur panjang. “Hari Jumat itu sudah 27 ribuan pengunjung, Sabtu sekitar 28.100 orang lebih dan ini tadi sekitar 29 ribuan, masih siang belum tahu sampai malam,” katanya, Senin (6/4/2026).
Ia menjelaskan, tingginya angka kunjungan dipicu oleh momentum libur panjang yang dimanfaatkan masyarakat untuk berkumpul bersama keluarga. Selain itu, berbagai promo menarik dari tenant turut menjadi daya tarik utama bagi pengunjung.
Menurut Sasmita, mayoritas pengunjung datang bersama keluarga maupun teman untuk menikmati suasana santai di pusat perbelanjaan. Aktivitas yang paling diminati antara lain berburu kuliner di area food court serta berbelanja produk fesyen yang banyak ditawarkan dengan diskon besar.
“Teman-teman tenant juga masih banyak yang menggeber promo-promo untuk menyiapkan libur panjang ini. Jadi ya tetap belanja,” tambahnya.
Baca Juga : Longsor Setinggi Puluhan Meter Tutup Akses Jalan di Dampit Usai Diguyur Hujan Selama 3 Jam
Tidak hanya sekadar berbelanja, sejumlah pengunjung juga memanfaatkan momen ini untuk menikmati hiburan yang tersedia di dalam mal, seperti bioskop, arena bermain anak, hingga berbagai event tematik yang digelar selama libur Paskah.
Fenomena lonjakan pengunjung ini menjadi indikator positif bagi pemulihan sektor ritel di Kota Malang. Tingginya mobilitas masyarakat selama libur panjang turut mendorong perputaran ekonomi, khususnya di sektor perdagangan dan jasa.
