Arus Balik Malang Raya Masih Tinggi, Ribuan Penumpang Serbu Stasiun

26 - Mar - 2026, 03:50

Suasana di Stasiun Malang. (Foto: Irsya Richa/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Arus balik Lebaran 2026 di wilayah Malang Raya masih menunjukkan intensitas tinggi. Hingga Kamis (26/3/2026), ribuan penumpang terus memadati stasiun-stasiun, baik untuk kembali ke kota asal maupun datang ke Malang.

Aktivitas perjalanan menggunakan kereta api pun masih didominasi arus kedatangan yang jumlahnya lebih besar dibanding keberangkatan. Dari data sementara, sebanyak 8.827 pelanggan menggunakan layanan kereta api dalam satu hari.

Baca Juga : Pemkab Jombang Berangkatkan 300 Pemudik Balik ke Perantauan

Dari jumlah tersebut, 3.644 pelanggan tercatat berangkat, sementara 5.183 lainnya datang. Angka ini masih berpotensi bertambah seiring perjalanan kereta yang terus berlangsung hingga malam hari.

Selama periode Angkutan Lebaran yang dimulai sejak 11 Maret 2026, total pergerakan penumpang di wilayah Malang Raya telah mencapai 135.297 orang. Rinciannya, sebanyak 71.433 pelanggan berangkat dan 63.864 pelanggan datang.

Stasiun Malang menjadi titik tersibuk dengan melayani lebih dari 113 ribu pelanggan, disusul Stasiun Kepanjen, Stasiun Malang Kota Lama, serta Stasiun Lawang dan Sumberpucung.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengatakan bahwa tingginya mobilitas penumpang menunjukkan arus balik masih berlangsung dan belum menunjukkan penurunan signifikan.

“Arus balik di wilayah Malang Raya sampai saat ini masih cukup tinggi. Pergerakan penumpang, terutama kedatangan, masih mendominasi,” katanya.

Ia menjelaskan, secara keseluruhan KAI Daop 8 Surabaya memproyeksikan akan melayani lebih dari 174 ribu pelanggan selama masa Angkutan Lebaran di wilayah Malang Raya, dengan jumlah keberangkatan dan kedatangan yang relatif berimbang.

Sementara itu, puncak arus balik sendiri telah terjadi pada 24 Maret 2026 dengan jumlah penumpang mencapai lebih dari 10 ribu orang dalam sehari. Meski demikian, hingga saat ini volume penumpang masih tetap tinggi, menandakan mobilitas masyarakat pasca Lebaran masih berlangsung.

Baca Juga : Atasi Banjir Suhat, DPRD Kota Malang Minta Perda PBG Jadi Pedoman

Mahendro menegaskan, pihaknya terus berupaya menjaga kelancaran operasional di tengah tingginya jumlah penumpang, mulai dari kesiapan sarana hingga pelayanan di stasiun.

“KAI Daop 8 Surabaya akan terus memastikan seluruh operasional berjalan dengan aman, tertib, dan nyaman selama masa arus balik ini,” tegasnya.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat agar datang lebih awal ke stasiun sebelum jadwal keberangkatan guna mengantisipasi kepadatan, serta tetap menjaga barang bawaan selama perjalanan.

Dengan tingginya arus balik yang masih berlangsung, stasiun-stasiun di Malang Raya diperkirakan akan tetap ramai dalam beberapa hari ke depan, seiring berakhirnya masa libur Lebaran dan kembalinya masyarakat ke rutinitas masing-masing.