Arus Balik Ketapang–Gilimanuk Meningkat, ASDP Siapkan Skema Urai Kepadatan

25 - Mar - 2026, 10:59

Suasana lintas penyeberangan Ketapang-Gilimanuk.

JATIMTIMES — PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menyiapkan sejumlah langkah antisipatif untuk mengurai potensi kepadatan arus balik Lebaran di lintasan Ketapang–Gilimanuk seiring meningkatnya trafik penyeberangan.

Wakil Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry, Yossianis Marciano, mengimbau masyarakat mengatur waktu perjalanan dan menghindari puncak arus balik yang diprediksi terjadi pada 24, 28, dan 29 Maret 2026.

Baca Juga : Puncak Arus Balik di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi Diprediksi 26-29 Maret 2026

“Kami mengimbau pengguna jasa untuk menghindari perjalanan pada puncak arus balik Lebaran yang diprediksi terjadi pada tanggal 24, 28, dan 29 Maret 2026,” ujarnya.

Ia menegaskan, ASDP telah menyiapkan skenario operasional yang adaptif untuk menghadapi lonjakan kendaraan, termasuk dalam kondisi cuaca ekstrem.

“Kami memastikan bahwa seluruh langkah operasional dilakukan secara terukur, adaptif, dan mengedepankan keselamatan sebagai prioritas utama. Dalam kondisi normal, arus penyeberangan diharapkan berjalan lancar, namun apabila terjadi lonjakan kendaraan maupun cuaca ekstrem, maka langkah mitigasi akan segera kami implementasikan secara cepat dan terkoordinasi,” katanya.

Salah satu strategi yang disiapkan adalah penerapan pola Tiba-Bongkar-Berangkat (TBB) ketika terjadi kepadatan, khususnya saat jumlah kendaraan di kantong parkir Pelabuhan Ketapang mencapai 972 unit. Skema ini memungkinkan kapal langsung kembali beroperasi tanpa menunggu muatan penuh untuk mempercepat penguraian antrean.

Selain itu, kendaraan akan diarahkan ke sejumlah buffer zone seperti kawasan Bulusan dan Grand Watudodol yang memiliki kapasitas sekitar 900 unit untuk mobil pribadi dan bus. Sementara kendaraan logistik dialihkan ke Terminal Sritanjung, PT Pusri, dan Pelindo Tanjung Wangi dengan kapasitas sekitar 600 unit.

Untuk mendukung kelancaran layanan, ASDP mengoperasikan 55 kapal di lintasan Ketapang–Gilimanuk, dengan produksi harian sekitar 28–32 kapal menyesuaikan kondisi lalu lintas, baik normal, padat, maupun sangat padat.

Data Posko Ketapang mencatat, pada H+1 (23 Maret 2026) jumlah penumpang mencapai 38.212 orang atau meningkat 0,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Total kendaraan yang menyeberang juga naik 10,5 persen menjadi 11.571 unit.

Kendaraan roda dua tercatat 6.534 unit atau meningkat 34,2 persen, roda empat sebanyak 4.290 unit atau turun 12,9 persen, truk logistik 464 unit atau naik 30 persen, dan bus 283 unit atau meningkat 9,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Secara kumulatif sejak H-10 hingga H+1, total kendaraan mencapai 63.085 unit atau meningkat 1,2 persen dari tahun lalu, sementara jumlah penumpang tercatat 285.104 orang atau sedikit menurun 1,5 persen.

Baca Juga : Saat Surabaya Menjadi Kekuatan Besar di Jawa dan Menantang Mataram (1600–1625)

General Manager Cabang Ketapang, Arief Eko, memastikan kesiapan operasional di lapangan berjalan optimal meski terjadi peningkatan trafik.

“Kami memastikan kesiapan operasional berjalan maksimal, mulai dari pengaturan arus kendaraan di buffer zone hingga percepatan layanan bongkar muat kapal, sehingga pengguna jasa tetap terlayani dengan baik meskipun terjadi peningkatan trafik,” ujarnya.

Ia menambahkan koordinasi lintas instansi terus diperkuat untuk menjaga kelancaran arus penyeberangan.

“Kami terus memperkuat koordinasi dengan seluruh stakeholder serta memastikan kesiapan buffer zone dan skema darurat berjalan optimal. Harapannya, baik dalam kondisi normal maupun saat terjadi dinamika di lapangan, arus penyeberangan tetap terjaga lancar, aman, dan terkendali,” tutupnya.

Dukungan pengamanan juga datang dari kepolisian. Kapolda Jawa Timur Nanang Avianto menegaskan pentingnya aspek keselamatan. “Bahwa keselamatan yang diutamakan," tegasnya.


Dengan berbagai langkah tersebut, ASDP memastikan arus penyeberangan Ketapang–Gilimanuk tetap berjalan lancar, aman, dan terkendali selama periode arus balik Lebaran.