Lebaran 2026, 25 Ribu Orang Berangkat Mudik dari Stasiun Malang
Reporter
Tubagus Achmad
Editor
A Yahya
16 - Mar - 2026, 05:39
JATIMTIMES - Pada momentum mudik lebaran Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah dan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 atau tahun 2026, untuk sementara ini sebanyak 25.135 orang telah memadati Stasiun Malang untuk berangkat ke kampung halamannya menggunakan moda transportasi kereta api.
Manajer Humas PT. Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional (Daop) 8 Surabaya Mahendro Trang Bawono menyampaikan, jumlah 25.135 orang yang memadati Stasiun Malang tersebut berlangsung mulai tanggal 11 Maret sampai 16 Maret 2026.
Baca Juga : Diskon Tarif Tol 30 Persen Saat Arus Balik Lebaran 2026, Cek Jadwal dan Ruas Tol yang Berlaku
Mahendro menyebutkan, dengan adanya 25.135 orang penumpang yang memanfaatkan kereta api sebagai moda transportasi mudik lebaran 2026 membuat Stasiun Malang menjadi yang terpadat ketiga di wilayah Daop 8 Surabaya.
Berdasarkan data operasional PT. KAI Daop 8 Surabaya, Stasiun Surabaya Gubeng menjadi stasiun dengan jumlah pelanggan berangkat tertinggi pertama yakni sebanyak 40.037 penumpang, yang kemudian disusul oleh Stasiun Surabaya Pasarturi dengan 36.964 penumpang.
"Tingginya jumlah keberangkatan dari Stasiun Malang menunjukkan meningkatnya mobilitas masyarakat di wilayah Malang Raya yang memanfaatkan kereta api sebagai moda transportasi andalan selama masa angkutan lebaran," ungkap Mahendro, Senin (16/3/2026).
Pihaknya mengatakan, moda transportasi kereta api semakin menjadi pilihan utama masyarakat untuk perjalanan selama masa angkutan lebaran 2026 karena menawarkan perjalanan yang aman, nyaman dan tepat waktu.
"Antusiasme masyarakat yang tinggi ini juga tercermin dari tingginya angka keberangkatan dari Stasiun Malang," tutur Mahendro.
Lebih lanjut, pihaknya juga membeberkan sejumlah data penumpang hingga 16 Maret 2026, yakni sebanyak 27.844 pelanggan memanfaatkan layanan di stasiun-stasiun yang ada di Malang Raya. Dari jumlah tersebut, sebanyak 25.135 orang berangkat dari Stasiun Malang, lalu di Stasiun Malang Kota Lama sebanyak 1.119 penumpang, Stasiun Kepanjen sebanyak 1.096 penumpang, serta Stasiun Lawang dan Stasiun Sumberpucung yang secara total melayani 494 penumpang.
Di sisi lain, dari penjualan tiket kereta api jarak jauh pada masa angkutan lebaran tahun 2026 di wilayah Malang Raya hingga Senin (16/3) telah mencapai 69.817 tiket atau sekitar 51 persen dari total kapasitas 136.045 tempat duduk.
"Data tersebut merupakan akumulasi pemesanan perjalanan pada periode 11 Maret 2026 (H-10) hingga 1 April 2026 (H+10)," kata Mahendro.
Baca Juga : Hukum Merayakan Lebaran Ketupat dalam Islam, Tradisi Jawa yang Sarat Makna Silaturahmi
Dari data pemesanan tersebut, Stasiun Malang menjadi stasiun dengan jumlah pemesanan tertinggi dengan 58.539 tiket, Stasiun Kepanjen sebanyak 5.120 tiket, Stasiun Malang Kota Lama sebanyak 3.979 tiket, serta Stasiun Lawang dan Stasiun Sumberpucung yang secara total mencatat 2.179 tiket.
Mahendro menyampaikan, sebagai bentuk dukungan terhadap mobilitas masyarakat, pemerintah menghadirkan program diskon 30 persen untuk tiket kereta api ekonomi komersial yang berlaku pada periode tanggal 14 hingga 29 Maret 2026.
"Di wilayah Daop 8 Surabaya tersedia 46.848 tiket diskon, dan hingga saat ini 34.237 tiket atau sekitar 73 persen telah terjual, sehingga masih terdapat 12.611 tiket yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat," ujar Mahendro.
KAI Daop 8 Surabaya mengimbau masyarakat yang berencana melakukan perjalanan selama masa angkutan lebaran tahun 2026 untuk segera melakukan pemesanan tiket melalui aplikasi Access by KAI, situs resmi KAI, maupun kanal penjualan resmi lainnya agar memperoleh jadwal perjalanan yang diinginkan.
"Dengan tingginya minat masyarakat terhadap transportasi kereta api, KAI Daop 8 Surabaya berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan kereta api yang aman, nyaman, dan tepat waktu, sehingga masyarakat dapat menikmati perjalanan lebaran yang lancar, menyenangkan, dan berkesan bersama kereta api," pungkas Mahendro.
