Disdikbud Kota Malang Tunggu Keputusan Teknis MBG Selama Ramadan
Reporter
Riski Wijaya
Editor
Sri Kurnia Mahiruni
20 - Feb - 2026, 07:17
JATIMTIMES - Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama Ramadan masih menunggu keputusan final. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang, Suwarjana, mengaku hingga kini belum ada skema teknis yang diputuskan, termasuk terkait mekanisme pembagian makanan kepada siswa.
Menurut Suwarjana, pelaksanaan MBG sepenuhnya menjadi kewenangan SPPG dan Badan Gizi. Pihak Disdikbud, kata dia, lebih fokus pada ranah pembelajaran di sekolah.
Baca Juga : Jangkau 207 Ribu Penerima Manfaat, Pemkot Surabaya Perketat Standar Higiene Program MBG
“Yang jelas kalau MBG itu kan mutlak dari teman-teman SPPG dan Badan Gizi. Mungkin menurut mereka perlu penambahan gizi ya kami nggak akan larang, karena kami ranahnya kan adalah pembelajaran,” ujarnya.
Meski demikian, Suwarjana menyampaikan pandangan pribadinya. Ia menilai, karena sedang bulan puasa, distribusi makanan perlu dipertimbangkan secara matang. Terutama jika opsi yang diambil adalah pembagian menjelang berbuka puasa.
“Kalau tanggapan saya mestinya nggak usah karena kan puasa ya. Apa harus diantar ke sana, siapa yang siap nganter? Atau kalau memang diberikan, ya mungkin makanan kering,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada keputusan apakah MBG akan dibagikan dalam bentuk makanan siap santap menjelang berbuka atau dalam bentuk makanan kering yang bisa dibawa pulang siswa.
“Belum, belum. Makanya hari ini pun rapat MBG. Mudah-mudahan diputuskan hari ini. Ini juga nyambung rapat MBG saya di Surabaya,” jelasnya.
Baca Juga : Skema Shift Disiapkan, Pemkot Malang Cari Titik Tengah Penataan PKL Alun-Alun
Jika nantinya opsi makanan kering yang dipilih, Suwarjana menekankan pentingnya kualitas dan keamanan pangan. Kandungan gizi harus tetap terjaga, serta masa kedaluwarsa tidak boleh terlalu dekat.
“Kalau memang keringan ya harus gizinya terjamin dan masanya juga jangan dekat kedaluwarsa,” tegasnya.
Rencananya, pembahasan lanjutan mengenai teknis MBG selama Ramadan akan kembali dibahas dalam rapat di tingkat provinsi. Hingga keputusan resmi keluar, Disdikbud Kota Malang masih menunggu arahan lebih lanjut.
