Polisi Ungkap Kronologi Laka Truk Maut: Rem Blong Sejak Jalan Sultan Agung, Hantam 4 Kendaraan Sepanjang 2 Km

Reporter

Prasetyo Lanang

Editor

A Yahya

19 - Feb - 2026, 01:49

Petugas polisi mengamankan lokasi kecelakaan beruntun usai sebuah truk rem blong di Jalan Pattimura Kota Batu.(Foto: Dokumen Polres Batu)

JATIMTIMES – Insiden kecelakaan beruntun yang menewaskan seorang driver ojek online di Jalan Raya Pattimura, Kelurahan Temas, Kota Batu, Rabu (18/2/2026) sore tengah dalam penyelidikan kepolisian. Berdasarkan keterangan terbaru, diketahui sopir truk ternyata sudah merasakan adanya malfungsi pada sistem pengereman sebelum mencapai lokasi kejadian.

Menurut informasi yang dihimpun, truk terhenti di Jalan Pattimura Kota Batu, tepatnya di seberang Pos Ketan Legenda III. Sopir telah menabrakkan truk setelah berhaluan ke kiri jalan dan menghantam sejumlah tiang PJU. Kendaraan beroda enam tersebut telah melaju sejauh lebih dari 2 Kilometer (Km) dari arah Jalan Sultan Agung, Jalan Imam Bonjol hingga Jalan Pattimura dengan menghantam sejumlah kendaraan.

Baca Juga : Lansia Tewas Tertabrak Kereta Api di Perlintasan tanpa Palang Pintu

Kanit Gakkum Satlantas Polres Batu, IPDA Agus Atang Wibowo, membeberkan bahwa truk Isuzu bernomor polisi P 8640 UG yang dikemudikan Eko Wahyudi (33) tersebut sedang dalam perjalanan pulang menuju Jember. Truk sebelumnya mengantarkan muatan katul (pakan ternak) di wilayah Pujon.

"Truk berangkat dari Jember dan sampai di Pujon sekitar pukul 3.00 pagi untuk bongkar muatan. Saat kejadian sekitar pukul 16.00 WIB, truk dalam kondisi kosong menuju arah pulang. Pengemudi mengaku sudah merasakan ada yang tidak beres dengan remnya sejak melintas di Jalan Sultan Agung, tepatnya setelah kawasan Koramil," jelas Agus Atang.

Nahas, saat memasuki jalur menurun di Jalan Pattimura menuju arah Malang, truk benar-benar kehilangan kendali. Kendaraan pertama yang menjadi korban adalah mobil Daihatsu bernopol N 1822 JJ yang berisi satu keluarga.

"Kendaraan roda empat pertama yang disenggol dari belakang adalah rombongan keluarga yang terdiri dari Bapak, Ibu, dan anak. Truk tetap melaju dan beruntun menghantam Grand Max serta dua sepeda motor Honda Beat di depannya. Laju truk baru terhenti setelah sopir membanting setir ke kiri dan menabrak tiang listrik," tambah Atang.

Hingga saat ini, pihak kepolisian mengonfirmasi total korban sebanyak lima orang, dengan rincian satu meninggal dunia dan empat luka-luka.

Iwan Kurniawan (38): Driver Ojol asal Desa Tlekung, mengalami cedera kepala berat dan meninggal dunia di TKP. Lilik Yuliani (42) & Syafa Adinda (6), ialah Ibu dan anak penumpang mobil pertama mengalami luka trauma leher serta luka di bagian kaki.

Baca Juga : Kontroversi Tur DAY6 Berujung Isu Kerugian Pariwisata Korea Selatan, Ini Kronologinya

Zezen Ardianto (42), pengendara motor (anggota Polri) yang mengalami luka cedera kepala. Sedangkan Frans Ricardo (24), pengendara Grand Max asal Semarang mengalami memar pada paha dan lengan.

Dua korban saat ini berada di RS Bhayangkara Hasta Brata Batu untuk penanganan lebih lanjut, dua lainnya telah dipulangkan. Sementara itu, sopir truk telah diamankan di Unit Gakkum Satlantas Polres Batu untuk proses penyidikan.

"Dugaan awal adalah kegagalan sistem pengereman atau rem blong. Kami akan mendalami lebih lanjut dalam proses penyelidikan apakah ada faktor kelayakan kendaraan yang terabaikan," tutupnya.