Bupati Sanusi Lepas Aisyah Ar-Rumy untuk Wakili Indonesia Ikuti Dubai International Holy Qur'an Award

Reporter

Tubagus Achmad

Editor

A Yahya

18 - Feb - 2026, 04:04

Bupati Malang HM. Sanusi saat melepas Aisyah Ar-Rumy siswi SD Tahfidz Al-Qur'an Daarul Ukhuwwah sebagai perwakilan Indonesia untuk menghadiri Dubai International Holy Qur'an Award, Rabu (18/2/2026). (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Bupati Malang HM. Sanusi secara resmi melepas Aisyah Ar-Rumy yang merupakan siswi SD Tahfidz Al-Qur'an Daarul Ukhuwwah, Desa Asrikaton, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang untuk mewakili Indonesia mengikuti Dubai International Holy Qur'an Award. 

Orang nomor satu di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang itu hadir dengan didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang Bagus Sulistyawan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Kabupaten Malang Khairul Isnaidi Kusuma, Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air Yudi Hindharto, Direktur Utama Perumda Tirta Kanjuruhan Syamsul Hadi, Anggota DPRD Kabupaten Malang Syaiful Rosyid, serta Ketua Baznas Kabupaten Malang KH. Khoirul Hafidz Fanani. 

Baca Juga : Salat Tarawih Bolehkah Dikerjakan Sendiri di Rumah? Ini Niat dan Tata Caranya

Bupati Malang HM. Sanusi menyampaikan, pihaknya turut berbangga atas capaian yang telah diraih oleh Aisyah Ar-Rumy yang merupakan siswi kelas 4 SD Tahfidz Al-Qur'an Daarul Ukhuwwah yang mewakili Indonesia dalam ajang Dubai International Holy Qur'an Award. 

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Malang saya Muhammad Sanusi menyampaikan apresiasi kepada ananda Aisyah Ar-Rumy yang baru kelas 4 SD dan oleh ustazbya disampaikan sudah hafal 26 juz, kelas 5 nanti insya allah khatam 30 juz," ujar Sanusi saat memberikan JatimTIMES.com, Rabu (18/2/2026). 

Pejabat publik yang sejak kecil hidup di lingkungan warga Nahdliyyin ini menuturkan, prestasi Aisyah Ar-Rumy yang mengharumkan nama Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur bahkan Indonesia di kancah internasional ini menunjukkan bahwa sejak awal Al-Qur'an diturunkan sekitar 1.400 tahun lalu, dijaga kemurnian dan keasliannya. 

"Ini menunjukkan bahwa Al-Qur'an mulai diturunkan dari 1400 tahun lalu yang dijaga kemurniannya dan keasliannya, sehingga tidak kurang apapun. Yang menjaga para hafidz dan hafidzoh seperti Aisyah Ar-Rumy," tutur Sanusi. 

Bupati Malang HM. Sanusi saat menyerahkan kitab suci Al-Qur'an dan uang tunai sebesar Rp 32 juta kepada Aisyah Ar-Rumy di Pondok Pesantren Daarul Ukhuwwah, Desa Asrikaton, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Rabu (18/2/2026). (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)

Lebih lanjut, pihaknya juga berpesan kepada para pelajar maupun santri dari Pondok Pesantren Daarul Ukhuwwah serta umat Islam pada umumnya di Kabupaten Malang agar dapat membaca, memahami serta mengamalkan Al-Qur'an di dalam kehidupan sehari-hari. 

"Insya allah yang membaca Al-Qur’an akan mendapatkan syafaat dan akan diselamatkan dari segala persoalan. Maka membaca Al-Quran itu akan mendapatkan pahala dan mendapatkan syafaat, apalagi mengetahui artinya, apalagi dapat menjalankan dari artinya. Terima kasih kepada Pondok Pesantren Daarul Ukhuwwah yang telah mengaplikasikannya," ujar Sanusi. 

Ia juga berpesan agar para pelajar dan santri di Pondok Pesantren Daarul Ukhuwwah dapat menggunakan masa muda dan kesempatannya untuk terus belajar. Baik pelajaran Ilmu Agama maupun Ilmu Pengetahuan umum lainnya. 

"Harapannya, siswa atau santri yang lain dapat menyusul atas capaian yang diraih Aisyah Ar-Rumy," imbuh Sanusi. 

Di akhir sambutannya, Sanusi bersama jajaran perangkat daerah di lingkungan Pemkab Malang juga menyerahkan bantuan uang tunai sebesar Rp 32 juta dan kitab suci Al-Qur'an kepada Aisyah Ar-Rumy. Di mana uang tunai sebesar Rp 32 juta dikumpulkan dari jajaran perangkat daerah serta Baznas Kabupaten Malang. 

"Kami bersama perangkat daerah dan Baznas memberikan bantuan uang tunai sekitar Rp 32 juta kepada Aisyah Ar-Rumy. Kalau untuk akomodasi sudah ditanggung oleh Dubai," kata Sanusi. 

Sosok Aisyah Ar-Rumy yang hadir didampingi sang ibunda Maisyaroh Cholila.

Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren Daarul Ukhuwwah Muhammad Ajir Abdi Moenip menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Malang HM. Sanusi beserta jajaran perangkat daerah di lingkungan Pemkab Malang yang berkenan hadir dan melepas Aisyah Ar-Rumy beserta rombongan untuk menjadi delegasi dari Indonesia menuju Dubai International Holy Qur'an Award. 

Baca Juga : Awal Ramadan Dianjurkan Baca Surat Al-Fath, Ini Alasannya

"Terima kasih kepada Bapak Bupati Sanusi yang berkenan hadir secara langsung melepas Aisyah untuk berangkat ke Dubai," kata Ajir. 

Menurutnya, Aisyah merupakan salah satu siswi dari SD Tahfidz Al-Qur'an Daarul Ukhuwwah yang memiliki keistimewaan dalam menghafal Al-Qur'an. Selain itu, Aisyah juga merupakan satu-satunya perwakilan dari Indonesia untuk mengikuti Dubai International Holy Qur'an Award. 

"Jadi Aisyah ini mewakili Indonesia. Dari Indonesia hanya Aisyah yang mengikuti acara tahfidzul Al-Qur'an di Dubai," kata Ajir. 

Sementara itu, Aisyah Ar-Rumy mengucapkan terima kasih atas kepedulian dari Bupati Malang HM. Sanusi beserta jajaran perangkat daerah di lingkungan Pemkab Malang. "Saya senang banget dapat dukungan dari Bapak Bupati," kata Aisyah. 

Disinggung mengenai persiapannya, Aisyah mengaku akan lebih banyak membaca dan menghafal bacaan-bacaan yang ada di dalam Al-Qur'an. Selain itu, agar persiapan lebih matang, setiap hari Aisyah mengaku harus membaca dan menghafal Al-Qur'an 3 juz sampai 5 juz. Ia juga bersyukur, sampai saat ini sudah hafal 26 juz. 

"Sebelum berangkat, Aisyah akan memperbanyak murojaah, memperbaiki murrotal, biar Aisyah bisa lancar dan bisa menjawab semua pertanyaannya, Insya Allah," pungkas Aisyah.