Hujan Petir, Arema FC Gagal Amankan Tiga Poin di Stadion Soepriadi Blitar

Reporter

Aunur Rofiq

24 - Feb - 2025, 07:29

Dramatis! Arema FC gagal amankan tiga poin setelah penalti di menit akhir. (Foto: Instagram @aremafcofficial) 

JATIMTIMES - Drama tersaji di Stadion Gelora Soepriadi, Kota Blitar, Senin (24/2/2025), ketika Arema FC gagal mengamankan kemenangan atas PSIS Semarang dalam lanjutan Liga 1 2024/2025. Sempat unggul 2-1 hingga menit ke-88, petaka datang bagi Singo Edan setelah tim tamu mendapat hadiah penalti yang berbuah gol penyeimbang. Hasil imbang 2-2 ini membuat Arema harus puas berbagi angka dengan Mahesa Jenar.

Sejak peluit pertama dibunyikan, Arema FC tampil agresif di hadapan pendukungnya. Baru lima menit laga berjalan, Pablo Oliveira membuka keunggulan bagi tuan rumah lewat tembakan akurat yang menggetarkan jala PSIS. Publik Soepriadi pun bergemuruh.

Baca Juga : Buntut Teror Narkoba di LP Blitar, 13 Napi Kasus Narkoba Dipindah ke LP Madiun

PSIS tak tinggal diam. Hanya empat menit berselang, mereka sempat membalas lewat sepakan keras yang menembus gawang Arema. Sayangnya, kegembiraan itu sirna setelah VAR menunjukkan adanya handball dalam proses gol. Keputusan ini memicu protes dari para pemain PSIS, tetapi wasit bergeming.

Arema kembali menekan dan menggandakan keunggulan pada menit ke-28. Kali ini, umpan matang Salim Tuharea sukses dikonversi Charles Lokolingoy menjadi gol kedua Singo Edan. Namun, keunggulan 2-0 tak bertahan lama.

Empat menit kemudian, PSIS akhirnya benar-benar mencetak gol. Abdallah Sudi yang lolos dari kawalan bek Arema berhasil memperkecil kedudukan menjadi 2-1 dengan tendangan placing ke sudut gawang. Gol ini kembali membakar semangat tim tamu.

Ketika pertandingan berjalan ketat, hujan deras disertai petir memaksa wasit menghentikan laga untuk sementara. Para pemain bergegas masuk ke ruang ganti, sementara fans masing masing tim harap-harap cemas menanti kelanjutan laga.

Setelah hujan mereda, pertandingan kembali dilanjutkan. Hingga turun minum, skor 2-1 tetap bertahan. Memasuki babak kedua, PSIS tampil lebih agresif. Mereka mendominasi penguasaan bola dengan 54 persen, memaksa Arema bermain lebih dalam untuk mempertahankan keunggulan.

Arema sempat beberapa kali mendapat peluang emas untuk menambah keunggulan, tetapi penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat mereka gagal mencetak gol tambahan. Sementara itu, PSIS terus menggempur pertahanan tuan rumah, mencari celah untuk menyamakan kedudukan.

Baca Juga : Menteri PU Pastikan Stadion Gelora Delta Sidoarjo Penuhi Standar FIFA dan Siap Diresmikan

Saat kemenangan seolah sudah di depan mata bagi Arema, petaka terjadi di menit ke-88. Pelanggaran di kotak terlarang membuat wasit menunjuk titik putih setelah meninjau VAR. Abdallah Sudi yang maju sebagai eksekutor menuntaskan tugasnya dengan sempurna, memperdaya kiper Arema dan mengubah skor menjadi 2-2.

Gol telat tersebut memupus harapan Singo Edan untuk meraih tiga poin penuh di kandang. Hingga peluit panjang berbunyi, skor tetap imbang 2-2, membuat Arema harus puas dengan tambahan satu angka.

Hasil ini membuat Arema tertahan di peringkat ketujuh klasemen dengan 36 poin, sementara PSIS mencatat hasil imbang kedua mereka secara beruntun. Singo Edan kini harus segera bangkit dan berbenah jika ingin tetap bersaing di papan atas.