Aksi Heroik Tim Medis Persebaya, Gerak Cepat Tangani Pemain Lawan yang Pingsan
Reporter
Muhammad Choirul Anwar
Editor
Sri Kurnia Mahiruni
19 - Oct - 2024, 08:12
JATIMTIMES - Tim medis Persebaya Surabaya menunjukkan aksi heroik dalam laga menghadapi Persib Bandung, Jumat (18/10/2024) kemarin. Tim medis Persebaya bergerak cepat ketika tahu pemain asing Persib Tyronne del Pino pingsan.
Ya, dokter tim Persebaya dr Ahmad Ridhoi dan fisioterapis Dani Maulana langsung bergerak meski yang tergeletak di lapangan bukan punggawa Bajol Ijo, melainkan pemain lawan. Merekalah personel medis pertama yang memberikan pertolongan pada Tyronne del Pino.
Baca Juga : Tuah Stadion Soepriadi Diperbaiki, Arema FC Raih Poin Penuh
Pemain asing Persib itu kehilangan kesadaran setelah bola mengenai kepalanya saat memblok umpan Andre Oktaviansyah pada menit ke-83. Posisi Tyronne pingsan tepat di depan bench Persebaya, Coach Paul Munster langsung meminta tim medis membantu.
Dokter Ridhoi dan Dani langsung memberikan pertolongan. Beberapa saat kemudian dokter tim Persib datang. “Saya dan Dani langsung lari ketika Tyronne jatuh dengan tidak sadar diri," jelas Ridhoi, Sabtu (19/10/2024).
Sebagaimana merawat pasien yang membutuhkan pertolongan, Ridhoi mengaku langsung mengambil tindakan pertama yang dibutuhkan. Ia menyebut, yang pertama kali dilakukan adalah memastikan jalan napas tidak tertutup karena lidah sempat tertelan.
"Dani membantu membuka mulut dan memposisikan miring badan karena mulut susah untuk dibuka. Kemudian saya membangunkan Tyronne dengan menekan tulang mediastinum-nya dan akhirnya dia membuka mata," urainya.
Saat tim medis Persib datang, Ridhoi dan Dani masih terus membantu asistensi untuk menjaga posisi Tyronne tetap in line. Ini dilakukan karena ditakutkan ada trauma di kepala dan leher. "Juga mengecek dan memastikan nadi Tyronne masih ada dan kuat angkat," tuturnya.
Baca Juga : Belasan Siswa SDN Bagelenan 2 Diduga Keracunan Jajanan Jelly, Satu Dirawat di Rumah Sakit
"Alhamdulillah, Tyronne ditandu keluar ke ruang medis dengan sadar walau masih tidak 100 persen. Kami dapat kabar setelah pertandingan kondisi Tyronne baik-baik, sudah sadar penuh GCS 456," sambungnya.
GCS (Glasgow Coma Scale) 456 adalah istilah medis yang menunjukkan pasien sudah sadar 100 persen, penglihatan, verbal, dan motorik, sudah berfungsi baik. Itulah kisah heroik tim medis Persebaya yang bertugas di Stadion si Jalak Harupat, Bandung.
