Dijanjikan Mulai 6 Mei Tempati Pasar Induk, Paguyuban Pedagang Pasar Pagi Batu Belum Dapat Informasi Pemindahan
Reporter
Prasetyo Lanang
Editor
Sri Kurnia Mahiruni
23 - Apr - 2024, 03:11
JATIMTIMES - 1.057 pedagang Pasar Pagi Kota Batu dijanjikan oleh Pemkot Batu akan segera pindah ke Pasar Induk Among Tani. Terbaru, mereka akan menempati pasar induk mulai 6 Mei 2024 mendatang. Namun, pihak Paguyuban Pedagang Pasar Pagi belum mendapatkan informasi resmi dari pihak dinas terkait, baik melalui pemberitahuan langsung maupun pertemuan lanjutan.
Hal itu disampakan oleh Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Pagi Kota Batu, Rubianto. Informasi rencana pemindahan PKL Pasar Pagi tersebut belum diterima oleh Paguyuban PKL Pasar Pagi.
Baca Juga : Mas Dhito Ajak Masyarakat Sukseskan Pembangunan Infrastruktur di Kabupaten Kediri
"Belum tahu kalau ada informasi pemindahan PKL Pasar Pagi, karena sampai saat ini belum ada pemberitahuan secara resmi ke paguyuban," ungkap Rubianto saat dikonfirmasi, Senin (22/4/2024).
Dikatakannya, pertemuan antara paguyuban dengan dinas terakhir dilakukan sebelum Lebaran. Saat itu, belum ada kepastian kapan pemindahan dilakukan dan penempatannya akan seperti apa. Kendati begitu, sambung dia, paguyuban akan sangat senang ketika PKL Pasar Pagi bisa kembali pindah ke Pasar Induk Among Tani Batu. Ia mengatakan pedagang akan mengikuti semua keputusan pemerintah atau dinas.
"Kalau saya sebagai wakil paguyuban intinya siap dan mengikuti apa yang jadi keputusan dari pemerintah atau dinas. Tapi secara rinci belum bisa kasih info lebih karena kami memang belum dapat informasi dari dinas terkait perpindahan," terangnya.
Sebelumnya disampaikan oleh Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai bahwa tak lama lagi 1.057 PKL Pasar Pagi yang telah terverifikasi yang saat ini menempati area dalam Stadion Gelora Brantas akan segera direlokasi ke Pasar Induk Among Tani.
Baca Juga : Terdampak Pemindahan Jaringan, 4.000 Pelanggan Perumdam Among Tirto Diimbau Tampung Air Bersih
Lebih lanjut, setiap pedagang tersebut akan dibagi sesuai dengan zonasinya masing-masing. Mulai dari zona pangan basah, pangan kering, siap saji dan non pangan. Sedangkan untuk jam operasional pedagang mulai pukul 22.00 hingga 07.00 WIB.
Diharapkan, dengan segera direlokasinya pedagang, maka kawasan Stadion Gelora Brantas akan bisa segera dikembalikan sesuai fungsi awalnya. Pemkot juga menegaskan akan diterapkan sanksi sesuai yang telah disepakati jika pedagang tidak menaati peraturan yang berlaku di Pasar Induk Among Tani.
