Babat Sumber Protein Baik asalkan Tidak Diolah dengan Bahan Ini
Reporter
Irsya Richa
Editor
Yunan Helmy
17 - Apr - 2024, 06:41
JATIMTIMES - Pantangan bagi penderita asam urat adalah mengonsumsi jeroan hewan. Faktanya, mengonsumsi jeroan dengan kalori yang berlebihan bisa menimbulkan asam urat.
Biasanya jeroan hewan yang kerap dikonsumsi adalah jantung, babat, hati, usus, ampela. Jeroan hewan ini mengandung purin yang cukup tinggi.
Baca Juga : Resep Opor Ayam Kuning Ala Chef Devina Hermawan, Cocok Disantap saat Lebaran Ketupat
Purin adalah zat yang secara alami terkandung di dalam tubuh makhluk hidup, seperti hewan dan tumbuhan. Saat makanan yang mengandung purin masuk ke dalam tubuh, asam urat akan diproduksi untuk memecah zat tersebut.
Jadi, semakin banyak asupan makanan tinggi purin yang dikonsumsi, akan semakin banyak pula produksi asam urat untuk memecahnya. Jika asam urat diproduksi berlebihan pada pengidap asam urat, zat ini akan terakumulasi dan mengkristal pada area sendi sehingga kemudian menyebabkan nyeri.
Dokter yang juga aktif sebagai content creator Dion Haryadi mengupas soal jeroan, khususnya babat, di media sosial. Dokter Dion mengatakan, babat sebenarnya merupakan sumber protein yang cukup bagus. Per 100 gramnya mengandung 85 kalori dengan 12 gram protein dan 3.6 gram lemak. “Babat juga sumber mikronutrien dan rasanya enak,” kata dokter Dion.
Hanya, sering babat dimasak bersama dengan bahan yang mengandung kalori tinggi, seperti minyak dan santan. Sehingga kalorinya bisa berlebihan.
Baca Juga : Mau Kembali Sehat Pasca-Lebaran? Zaidul Akbar Sarankan Hindari 3 Makanan Ini
Menurut Dion, kebanyakan jeroan juga memiliki kadar purin tinggi. Jika dikonsumsi berlebihan, bisa menimbulkan asam urat sehingga tidak disarankan untuk dikonsumsi berlebihan.
“Terutama kalau kadar asam urat darahmu sudah tinggi. Lebih baik diperhatikan kalori yang mengonsumsi babat,” tutup Dion.
