Polda Sebut Pembacokan Anggota Polsek Mojoagung Kasus Menonjol Akhir 2016

Reporter

Adi Supra

04 - Jan - 2017, 12:25

Kombes Pol Frans Barung Mangera (foto: google image)

Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur menyatakan kasus menonjol selama pelaksanaan Operasi Lilin 2016 di Jatim adalah penikaman atau pembacokan terhadap Anggota Kanit Sabhata Polsek Mojoagung, Polres Jombang, Iptu Suwono, di wilayah hukum Polres Jombang. 

Pembacokan terhadap anggota polisi ini murni pidana bukan teror kepada polisi. Kedua Tersangka berhasil ditangkap yaitu Ali (25) berperan sebagai pengendara motor dan Arif Syaifudin alias Gepeng (20). 

"Sekali lagi kami sampaikan bahwa kejadian ini murni pidana bukan serangan teroris," ujar Kapolda Jatim Irjen Pol Anton Setiadji melalui Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera di Mapolda Jatim saat rilis evaluasi Operasi Lilin Semeru 2016, Selasa (3/1/2016).

Polda menilai selama pelaksanaan pengamanan Natal 2016 dan Tahun Baru 2017 di Jatim berjalan aman dan kondusif. Mulai pelaksanaan Operasi Lilin Semeru pada 23 Desember hingga selesai pelaksanaan 3 Januari 2017 kondisi Jatim masih aman, dan terkendali tidak terjadi kejadian apapun.

Dikatakaanya kondisi aman dan kondusif selama pelaksanaan Natal 2016 dan Tahun Baru 2017 ini berkat kerjasama yang baik pihak aparat keamanan dan masyarakat dalam menjaga keamanan di Jatim. Kapolda Jatim mengucapkan terima kasih kepada pihak kepolisian,TNI, dan Muspida yang telah mengamankan jalannya Natal dan Tahun Baru 2016 di Jatim.

Selain pihaknya juga menyampaikan, untuk kejadian laka lantas di Jatim selama 2016 mengalami kenaikan yaitu 355 kejadian daripada 2015 yaitu 347 kejadian. 

Sementara itu untuk korban meninggal dunia di 2016 menurun yaitu 40 korban dibandingkan 2015 yaitu 55 korban, luka berat juga mengalami penurunan 35 ditahun 2016 dan 2015 yaitu 63 korban luka berat. Sedangkan Luka ringan mengalami kenaikan pada 2016 yaitu sebanyak 684 korban, di tahun 2015 yaitu 467 korban.

Sedangkan di sisi penindakan juga mengalami penurunan ditahun 2016 yaitu 8.680 tilang, teguran yaitu 3.080. Ditahun 2015 untuk tilang 9.601, teguran 6.091.(*)